Guru Besar ITS Dilantik Jadi Rektor ITK, Ini Profilnya
Sabtu, 31 Desember 2022 - 08:44 WIB
loading...
A
A
A
Dalam proses pencalonannya sendiri, lulusan doktor Universitaet Paderborn, Jerman ini menceritakan bahwa pada awalnya pimpinan ITS menyeleksi para pendaftar sebelum dibawa ke Senat ITK. Setelah itu, Rubi mengikuti wawancara yang diadakan dengan para panelis yang berada di Jakarta. Kemudian tim panelis di Jakarta berangkat ke ITK yang berlokasi di Balikpapan untuk menyampaikan hasil wawancara para calon rektor.
Adapun misi yang dibawa Rubi untuk memimpin ITK yakni program unggulan 4I+E. Program tersebut meliputi Internal Enhancement, Innovation Action, International Collaboration, Ibadah, dan Environmental Insight. Dengan demikian, diharapkan ITK akan memiliki transformasi di sisi digital maupun spiritual. “Itulah program saya untuk ITK Mapan, Maju dan Terdepan,” tegas profesor yang juga hobi menonton sepakbola ini.
Dengan program tersebut, Ketua Klaster Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Asosiasi Profesor Indonesia (API) ini menawarkan ITK agar menjadi pendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Timur (Kaltim). “Saya ingin masyarakat Kaltim bangga dan mempunyai rasa memiliki terhadap ITK,” harap lelaki kelahiran 19 Juni 1965 tersebut.
Sehubungan dengan harapannya, Rubi juga mempunyai visi agar ITK menjadi PTN mandiri berkelas dunia dan bisa sebagai pilar kekuatan ekonomi bangsa melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi terutama menunjang industri pangan, energi, pertanian, kemaritiman, serta smart city yang berwawasan lingkungan. Visi misi tersebut telah ia paparkan pada sidang terbuka Senat ITK.
Baca juga: Mahasiswa Vokasi UI: Belajar Sambil Menyuguhkan Budaya Indonesia di Inggris
Adapun misi yang dibawa Rubi untuk memimpin ITK yakni program unggulan 4I+E. Program tersebut meliputi Internal Enhancement, Innovation Action, International Collaboration, Ibadah, dan Environmental Insight. Dengan demikian, diharapkan ITK akan memiliki transformasi di sisi digital maupun spiritual. “Itulah program saya untuk ITK Mapan, Maju dan Terdepan,” tegas profesor yang juga hobi menonton sepakbola ini.
Dengan program tersebut, Ketua Klaster Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Asosiasi Profesor Indonesia (API) ini menawarkan ITK agar menjadi pendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Timur (Kaltim). “Saya ingin masyarakat Kaltim bangga dan mempunyai rasa memiliki terhadap ITK,” harap lelaki kelahiran 19 Juni 1965 tersebut.
Sehubungan dengan harapannya, Rubi juga mempunyai visi agar ITK menjadi PTN mandiri berkelas dunia dan bisa sebagai pilar kekuatan ekonomi bangsa melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi terutama menunjang industri pangan, energi, pertanian, kemaritiman, serta smart city yang berwawasan lingkungan. Visi misi tersebut telah ia paparkan pada sidang terbuka Senat ITK.
Baca juga: Mahasiswa Vokasi UI: Belajar Sambil Menyuguhkan Budaya Indonesia di Inggris
Lihat Juga :