Ketika Mas Menteri Semangati Para Pelaku Program Penggerak di Sulut
Jum'at, 06 Januari 2023 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah hak bagi setiap guru penggerak untuk menjadi kepala sekolah maupun pengawas. Kita berikan mereka posisi sebagai pemimpin supaya bisa membuktikan dan mendorong gerakan transformasi pendidikan," ujar Mas Menteri.
Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Tomohon, Vandy Rory mengapresiasi Kemendikbudristek yang telah meluncurkan Program Organisasi Penggerak (POP). Menurutnya, POP sangat relevan untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. "Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi praktik baik dengan sekolah-sekolah di bawah binaan kami. Melalui program ini, kami bisa melaksanakan dan menerapkan program literasi, numerasi, dan karakter," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua IGI Kabupaten Minahasa, Rikhardson Moroki. Menurutnya, POP berdampak sangat besar, tidak hanya bagi organisasi tetapi juga sekolah. "Melalui POP banyak sekolah yang terbantu, banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, sehingga dapat bergerak bersama-sama dengan program-program strategis yang diterapkan oleh Kemendikbudristek," katanya.
Hingga saat ini, IGI telah memberikan pendidikan dan pelatihan literasi dan numerasi serta penguatan kompetensi guru dan kepala sekolah di 100 sekolah di Sulawesi Utara. Khusus di Kota Tomohon, terdapat 15 sekolah dasar yang telah menerima manfaat dari program IGI.
Saat ini, IGI memiliki sekitar 67 kanal pelatihan yang aktif meningkatkan kompetensi guru dengan semangat sharing and growing together. "Tujuan mencerdaskan bangsa dari organisasi penggerak pendidikan ini semakin mantap setelah terdaftar dalam POP yang dicanangkan dan diinisiasi oleh Kemendikbudristek," kata Rikhardson.
Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Tomohon, Vandy Rory mengapresiasi Kemendikbudristek yang telah meluncurkan Program Organisasi Penggerak (POP). Menurutnya, POP sangat relevan untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. "Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi praktik baik dengan sekolah-sekolah di bawah binaan kami. Melalui program ini, kami bisa melaksanakan dan menerapkan program literasi, numerasi, dan karakter," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua IGI Kabupaten Minahasa, Rikhardson Moroki. Menurutnya, POP berdampak sangat besar, tidak hanya bagi organisasi tetapi juga sekolah. "Melalui POP banyak sekolah yang terbantu, banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, sehingga dapat bergerak bersama-sama dengan program-program strategis yang diterapkan oleh Kemendikbudristek," katanya.
Hingga saat ini, IGI telah memberikan pendidikan dan pelatihan literasi dan numerasi serta penguatan kompetensi guru dan kepala sekolah di 100 sekolah di Sulawesi Utara. Khusus di Kota Tomohon, terdapat 15 sekolah dasar yang telah menerima manfaat dari program IGI.
Saat ini, IGI memiliki sekitar 67 kanal pelatihan yang aktif meningkatkan kompetensi guru dengan semangat sharing and growing together. "Tujuan mencerdaskan bangsa dari organisasi penggerak pendidikan ini semakin mantap setelah terdaftar dalam POP yang dicanangkan dan diinisiasi oleh Kemendikbudristek," kata Rikhardson.
(abd)
Lihat Juga :