50 Mahasiswa Universitas Pertahanan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Ini Harapan Hasto
Rabu, 18 Januari 2023 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dosen Unhan-Engineer Muda Pupuk Kujang Ajak Mahasiswa Berani Berimajinasi dan Baca Buku
Usai mendengarkan Process Engineer di Pupuk Kujang yang berusia 32 tahun, Rahayu Ginanjar Siwi, Hasto mempersilahkan tanya jawab. "Silahkan kalau ada yang mau bertanya," ucap Hasto yang pernah bekerja di perusahaan Rekayasa Industri.
"Kunjungan ini menarik. Di luar rutinitas dunia politik. Banyak hal dan istilah yang saat perkuliahan dulu yang mungkin agak terlupakan. Termasuk saat bekerja. Tapi dengan paparan ini dan meninjau langsung bikin saya bersemangat dan bernostalgia" tambah Hasto.
Di luar tugas dan tanggung jawabnya sebagai Sekjen PDIP, Hasto tercatat sebagai dosen tetap Universitas Pertahanan (Unhan). Mata kuliah yang diajarkannya antara lain Kimia Dasar.
“Indonesia hanya maju kalau dapat menguasai ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika, kimia dan biologi. Karena itulah sejak awal mahasiswa Teknik Mesin Militer dan Kimia Militer Unhan kami ajak ke melihat pabrik pupuk Ammonia dan Urea yang sangat kompleks dan rumit ini, agar mahasiswa memiliki daya imajinasi bahwa apa yang mereka pelajari bisa diterapkan dan berguna bagi masa depan bangsa dan negara," jelas Hasto.
Dia pun menceritakan saat membangun pabrik di Pusri, Palembang. Bahkan, saat itu ada kebosanan dengan menu makanan. "Dua tahun, kalau siang, makan nasi Padang terus di kantor," kata Hasto sambil terkekeh. Mendengar pernyataan itu, Maryadi dan Riad tersenyum.
Usai mendengarkan Process Engineer di Pupuk Kujang yang berusia 32 tahun, Rahayu Ginanjar Siwi, Hasto mempersilahkan tanya jawab. "Silahkan kalau ada yang mau bertanya," ucap Hasto yang pernah bekerja di perusahaan Rekayasa Industri.
"Kunjungan ini menarik. Di luar rutinitas dunia politik. Banyak hal dan istilah yang saat perkuliahan dulu yang mungkin agak terlupakan. Termasuk saat bekerja. Tapi dengan paparan ini dan meninjau langsung bikin saya bersemangat dan bernostalgia" tambah Hasto.
Di luar tugas dan tanggung jawabnya sebagai Sekjen PDIP, Hasto tercatat sebagai dosen tetap Universitas Pertahanan (Unhan). Mata kuliah yang diajarkannya antara lain Kimia Dasar.
“Indonesia hanya maju kalau dapat menguasai ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika, kimia dan biologi. Karena itulah sejak awal mahasiswa Teknik Mesin Militer dan Kimia Militer Unhan kami ajak ke melihat pabrik pupuk Ammonia dan Urea yang sangat kompleks dan rumit ini, agar mahasiswa memiliki daya imajinasi bahwa apa yang mereka pelajari bisa diterapkan dan berguna bagi masa depan bangsa dan negara," jelas Hasto.
Dia pun menceritakan saat membangun pabrik di Pusri, Palembang. Bahkan, saat itu ada kebosanan dengan menu makanan. "Dua tahun, kalau siang, makan nasi Padang terus di kantor," kata Hasto sambil terkekeh. Mendengar pernyataan itu, Maryadi dan Riad tersenyum.
Lihat Juga :