Tak Salahkan Zonasi, Ombudsman: Pemda Harusnya Diberikan Diskresi

Rabu, 18 Juli 2018 - 16:03 WIB
Tak Salahkan Zonasi,...
Tak Salahkan Zonasi, Ombudsman: Pemda Harusnya Diberikan Diskresi
A A A
JAKARTA - Sistem zonasi yang dihadirkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dinilai banyak pihak kurang efektif diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018.

Namun, Komisioner Ombudsman RI Ahmad Suaedy menyangkal hal tersebut. Karena menurutnya bukan karena sistem zonasi tapi lebih pada penyimpangan atau ketidakantisipasian dan juga persyaratan.

"Kami menemukan di Kalimantan Utara bukan terkait zonasi tetapi dalam persyaratan. Ketika ada persyaratan kewajiban legalisasi KK itu sangat menyulitkan di kepulauan ini," ujar Ahmad dalam Forum Merdeka Barat 9 di Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Ahmad juga menjelaskan di Kalimantan Utara untuk legalisir KK harus naik kapal paling tidak sehari dan itupun belum tentu selesai. "Nah mereka sempat bingung dengan persolan ini karena dinas enggak mau ambil diskresi," katanya.

Menurutnya, diskresi sangat penting diberikan kepada pemerintah daerah ataupun dinas setempat sebagai hak dalam menentukan keputusan genting, seperti halnya yang terjadi di Kalimantan Utara.

Bukan hanya di Kalimantan Utara saja tetapi di daerah kepulauan atau rawa seperti Kalimantan Selatan, Maluku, NTT dan lainnya yang di dalamnya terdapat sebuah desa atau kecamatan dalam tanda kutip mereka terbatas sekali fasilitas sekolahnya sehingga harus menempuh dua pulau.

"Hal seperti ini mungkin tidak perlu diatur di pusat tetapi diberi hak kewenangan pada dinas atau pemerintah di wilayah tersebut untuk bisa diberikan diskresi," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kemendikbud Gelar Vaksinasi...
Kemendikbud Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik
DPR: Pemda Bisa Salurkan...
DPR: Pemda Bisa Salurkan Hibah Pendidikan ke PT dan SMA
Mendikbud: Tak Ada Rencana...
Mendikbud: Tak Ada Rencana Peleburan Materi Pendidikan Agama
NU-Muhammadiyah Mundur,...
NU-Muhammadiyah Mundur, Kemendikbud Didesak Buka Kriteria Seleksi POP
Penjelasan Putera Sampoerna...
Penjelasan Putera Sampoerna Foundation soal Polemik POP Kemendikbud
Kemendikbud Diminta...
Kemendikbud Diminta Petakan Kebutuhan Sekolah
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
17 jam yang lalu
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
1 hari yang lalu
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
1 hari yang lalu
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
1 hari yang lalu
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
1 hari yang lalu
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
1 hari yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved