Perlu Langkah Nyata Agar Guru Jadi Profesi Membanggakan

Kamis, 10 Oktober 2019 - 21:38 WIB
Perlu Langkah Nyata...
Perlu Langkah Nyata Agar Guru Jadi Profesi Membanggakan
A A A
JAKARTA - Guru akan menjadi profesi yang penting di masa depan. Namun diperlukan langkah agar guru bisa menjadi profesi yang professional dan membanggakan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, di kalangan milenial minat menjadi guru sangat tinggi. Hal ini bisa dilihat dari besarnya animo calon mahasiswa baru yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang bersatus lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK).

Namun harus ada langkah yang semakin nyata untuk memastikan profesi guru di Indonesia menjadi sebuah profesi yang dapat dibanggakan. “Sejak diberlakukannya UU Guru dan Dosen itu sampai sekarang guru masih dalam proses pembentukan sebuah pekerjaan profesional. Dan itu masih perlu langkah-langkah yang lebih serius,” katanya dalam Lokakarya Guru Millenial: Sebuah Profesi di Masa Depan di kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (19/10/2019).

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan, untuk menjadikan guru yang lebih profesional dan membanggakan ada tiga hal yang perlu ditangani. Pertama terkait keahlian seorang guru. Hal itu perlu ditangani melalui proses pelatihan baik pendidikan akademik dan juga profesi di lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK).

Mendikbud melanjutkan, tanggung jawab sosial juga harus mulai ditanamkan kepada guru sebagai tanggung jawab seorang pendidik. ''Bahwa dia (guru) ini akan membawa generasi yang akan menentukan masa depan Indonesia harus ditangani dengan betul. Agar dia menjalankan pekerjaannya sebagai sebuah panggilan itu,'' ujarnya.

Guru besar Universitas Negeri Malang ini meneruskan, hal ketiga yang perlu ditangani adalah organisasi profesi. Menurutnya, suatu profesi akan berjalan dengan baik jika ada hubungan kesejawatan di dalam sebuah asosiasi atau korps profesi. ''Kalau nanti guru sudah menjadi pekerjaan yang membanggakan baik secara ekonomi dan sosial maka otomatis akan menjadi pilihan putra putri terbaik di Indonesia,'' jelasnya.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Supriano dalam paparannya menyebutkan bahwa rasio guru dan murid di Indonesia itu sudah mencukupi yakni 1:17. Bandingkan dengan India yang rasionya malah 1:40. “Yang menjadi masalah adalah setelah otonomi daerah, pendistribusian guru malah bermasalah di mana guru sangat sulit untuk dipindahkan ke kabupaten kota lainnya,” ujarnya.

Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Kemendikbud Arief Rachman mengungkapkan, menjadi seorang guru memang menjadi profesi yang diperlukan untuk masa depan. Ia pun berharap akan semakin banyak guru yang bisa membuat inovasi-inovasi pembelajaran untuk ruang kelas sehingga peserta didik bisa bertambah ilmunya.

Sebagai seorang pendidik, Arief berpendapat, suatu proses pendidikan harus bisa memberikan kesempatan anak mengembangkan potensinya. Salah satunya ialah potensi spiritual di mana sekolah jangan hanya memberikan ilmu akademik namun juga harus dihubungkan dngan eksistensi penciptanya.

Selain itu juga harus dibangun suasana pendidikan yang bisa menjalin komunikasi yang baik antara siswa dengan guru. ''Suasana pendidikan harus memungkinkan anak tidak takut untuk berkomunikasi dengan teman dan guru. Makin banyak diskusi dia akan jauh lebih bisa kreatif,'' terangnya.

Guru besar Universitas Negeri Jakarta ini juga berharap guru bisa menjalankan fungsi sebagai pendidik dan bukan pengajar saja. Arief menjelaskan, mengajar itu berarti guru hanya menjalankan tugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan sementara mendidik itu memiliki makna lebih yakni mengubah karakter peserta didik.
(poe)
Berita Terkait
Pendidikan Guru Penggerak...
Pendidikan Guru Penggerak Diikuti 2.800 Guru
Kemendikbud Memanggil...
Kemendikbud Memanggil Insan Pendidikan Bergabung Program Guru Penggerak
Kemendikbud Buka Peluang...
Kemendikbud Buka Peluang bagi Fasilitator dan Pendamping Guru Penggerak
Guru Penggerak, Saatnya...
Guru Penggerak, Saatnya Bergerak untuk Dunia Pendidikan Indonesia
Kemendikbud Mulai Membuka...
Kemendikbud Mulai Membuka Seleksi Calon Guru Penggerak
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi dan Guru, Kemendikbud Gandeng Trakindo
Berita Terkini
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
11 jam yang lalu
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
16 jam yang lalu
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
17 jam yang lalu
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
18 jam yang lalu
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
23 jam yang lalu
Unesa Buka Jalur TMUBK...
Unesa Buka Jalur TMUBK Gelombang 2 2026, Cek Persyaratannya
1 hari yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved