Masalah Pendidikan, Nadiem Dinilai Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 17:13 WIB
Masalah Pendidikan,...
Masalah Pendidikan, Nadiem Dinilai Mampu Menjawab Tantangan Zaman
A A A
JAKARTA - Kabinet Indonesia Maju telah diumumkan dan dilantik pada hari Rabu, 23 Oktober 2019. Beberapa pos yang dilantik cukup mengejutkan publik. Bukan karena profil menterinya, melainkan karena posisi yang diisi oleh menteri tersebut.

"Salah satu yang masih menjadi bahan perbincangan adalah ditunjuknya Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," ujar Defli Yuandika Ruso, Direktur Eksekutif Rumah Milenial Indonesia, di Jakarta,Sabtu (26/10/2019).

"Munculnya nama Nadiem Makarim sebagai Menteri di Kabinet Jokowi jilid II sudah diprediksi. Namun yang mengejutkan adalah posisi menteri yang diberikan kepada beliau. Apalagi kali ini, pendidikan tinggi digabungkan kembali ke dalam Kemendikbud," sambungnya.

Nadiem ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani sektor pendidikan, dari jenjang dasar hingga jenjang perguruan tinggi. Presiden meminta Nadiem untuk membangun sistem pendidikan yang berkesinambungan dengan dunia industri.

"Kami melihat ini adalah terobosan baru dari Presiden untuk memenuhi visinya yaitu menciptakan SDM yang unggul. Presiden melihat kemampuan Nadiem sewaktu membesarkan Go-Jek dimana dia mampu membaca perkembangan zaman dan memberikan solusi," jelasnya.

"Zaman berbeda maka pendekatan yang digunakan juga harus berbeda. Saat ini pendidikan generasi muda kita membutuhkan sentuhan dari orang yang memahami tantangan zaman ini," tambah mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia (UI) ini.

Defli mengingatkan, Kemendikbud adalah salah satu kementerian penting yang memiliki jaringan birokrasi luas sampai ke daerah-daerah. Oleh karena itu, tugas menteri yang baru tidak mudah dan sangat menantang.

"Apalagi Nadiem adalah satu-satunya menteri dari usia milenial dan berasal dari kalangan swasta. Menghadapi birokrasi yang cenderung kaku menjadi tantangan tersendiri yang harus bisa diselesaikan oleh Nadiem. Kami mendukung dan menantikan solusi-solusi brilian dari beliau," pungkas Defli.

Pendiri Rumah Milenial Indonesia, Sahat Martin Philip Sinurat mengharapkan, Mendikbud yang baru dapat membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkarakter Pancasila.

"Dalam pernyataan persnya yang pertama pascadilantik, Nadiem mengatakan pendidikan harus berbasis karakter dan kompetensi. Apa yang disampaikan Nadiem sangat tepat, dan saya sedikit tambahkan, harus juga inklusif dan berkarakter Pancasila," ujar Sahat yang juga merupakan Ketua Bidang Pemuda dan Pengembangan Milenial DPP KNPI ini.

Sahat melihat beberapa tahun belakangan ini, dunia pendidikan Indonesia, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, sudah disusupi oleh ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

"Penting bagi Mendikbud untuk mengevaluasi pengajar dan buku pelajaran yang ada di setiap tingkat pendidikan. Guru, dosen, dan buku pelajaran kita harus mengajarkan ilmu pengetahuan yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila," kata Alumni S1 dan S2 dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

"Pendidikan bertujuan untuk memanusiakan manusia. Generasi muda Indonesia harus menjadi manusia yang kreatif, kolaboratif, inklusif, tidak membeda-bedakan, berkarakter Pancasila. Selamat bekerja kepada Presiden Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju, terkhusus kepada Mendikbud, satu-satunya menteri yang mewakili 40% generasi milenial Indonesia," tutup Sahat.
(maf)
Berita Terkait
Kemendikbud Gelar Vaksinasi...
Kemendikbud Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik
DPR: Pemda Bisa Salurkan...
DPR: Pemda Bisa Salurkan Hibah Pendidikan ke PT dan SMA
Mendikbud: Tak Ada Rencana...
Mendikbud: Tak Ada Rencana Peleburan Materi Pendidikan Agama
NU-Muhammadiyah Mundur,...
NU-Muhammadiyah Mundur, Kemendikbud Didesak Buka Kriteria Seleksi POP
Penjelasan Putera Sampoerna...
Penjelasan Putera Sampoerna Foundation soal Polemik POP Kemendikbud
Pendidikan Jarak Jauh,...
Pendidikan Jarak Jauh, Kemendikbud Siap Latih 100 Ribu Dosen
Berita Terkini
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
10 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
10 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Profil Pendidikan Ray...
Profil Pendidikan Ray Sahetapy, Aktor Legendaris Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved