10 Sosok Perempuan Hebat, Jabat Rektor di Universitas Ternama di Indonesia
Rabu, 08 Maret 2023 - 17:29 WIB
Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE terpilih sebagai Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2019-2024. Sebelumnya, Rina adalah merupakan guru besar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad.
Rina merampungkan kuliah S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan Unpad pada 1984. Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan hingga memperoleh gelar magister Manajemen Industri dari ITB dan doktor Ekonomi Industri dari Osaka Prefecture University, Jepang.
Rina pernah menjadi Sekretaris Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI 2017-2019.
Selain itu, pada 2022, Dyah Sawitri diangkat sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII.
Hal ini mencatatkan nama Dyah sebagai perempuan dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang pertama kali menjabat sebagai Kepala LLDIKTI.
Guru besar Uniga ini menamatkan S1 Manajemen Uniga pada 1990. Ia kemudian memperoleh gelar magister bidang manajemen dari Universitas Brawijaya, Malang serta doktor bidang ilmu ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya.
Sebelum menjadi rektor, Retno merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu. Retno adalah lulusan sarjana Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi UGM pada 1985.
Selanjutnya, ia mendapatkan gelar S2 dan S3 dari The University of Tennessee Knoxville, Amerika Serikat di bidang ekonomi pertanian.
Masa jabatannya berakhir pada 7 Januari 2023, namun diperpanjang berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI hingga adanya penetapan dan pelantikan rektor baru.
Guru Besar Sejarah Politik Islam ini pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Fakultas Dirasat Islamiyah pada 2003-2009.
Amany lulus S1 Sastra Inggri Universitas Al-Azhar, Kairo, dan memperoleh Licence (Lc) tahun 1988. Ia meneruskan pendidikan S2 dalam bidang Sejarah Kebudayaan Islam Program Studi Pengkajian Islam.
Rina merampungkan kuliah S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan Unpad pada 1984. Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan hingga memperoleh gelar magister Manajemen Industri dari ITB dan doktor Ekonomi Industri dari Osaka Prefecture University, Jepang.
Rina pernah menjadi Sekretaris Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI 2017-2019.
4. Prof. Dyah Sawitri - Uniga
Pada 2020, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., MM kembali dipercaya sebagai Rektor Universitas Gajayana Malang (Uniga) untuk periode 2020-2024.Selain itu, pada 2022, Dyah Sawitri diangkat sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII.
Hal ini mencatatkan nama Dyah sebagai perempuan dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang pertama kali menjabat sebagai Kepala LLDIKTI.
Guru besar Uniga ini menamatkan S1 Manajemen Uniga pada 1990. Ia kemudian memperoleh gelar magister bidang manajemen dari Universitas Brawijaya, Malang serta doktor bidang ilmu ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya.
5. Dr. Retno Agustina Ekaputri - Unib
Universitas Bengkulu (Unib) saat ini dipimpin oleh Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc. Ia terpilih sebagai rektor Universitas Bengkulu periode 2021-2025, dan tercatat sebagai rektor perempuan pertama Unib.Sebelum menjadi rektor, Retno merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu. Retno adalah lulusan sarjana Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi UGM pada 1985.
Selanjutnya, ia mendapatkan gelar S2 dan S3 dari The University of Tennessee Knoxville, Amerika Serikat di bidang ekonomi pertanian.
6. Prof. H.j Amany Lubis - UIN Jakarta
Menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) periode 2019-2023, Prof. Dr. H.j Amany Lubis, MA merupakan rektor perempuan pertama di UIN Jakarta.Masa jabatannya berakhir pada 7 Januari 2023, namun diperpanjang berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI hingga adanya penetapan dan pelantikan rektor baru.
Guru Besar Sejarah Politik Islam ini pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Fakultas Dirasat Islamiyah pada 2003-2009.
Amany lulus S1 Sastra Inggri Universitas Al-Azhar, Kairo, dan memperoleh Licence (Lc) tahun 1988. Ia meneruskan pendidikan S2 dalam bidang Sejarah Kebudayaan Islam Program Studi Pengkajian Islam.
Lihat Juga :