Mengenal Teks Normatif, Pengertian dan Juga Contohnya

Selasa, 25 Juli 2023 - 14:50 WIB
Bagian ini berisi kesimpulan atau rekomendasi dari isi teks. Penutup dapat berisi ajakan untuk mematuhi aturan, saran dalam mengimplementasikan kebijakan, atau penegasan mengenai sanksi atau konsekuensi bagi yang melanggar norma-norma yang ditetapkan.

Ciri-Ciri Teks Normatif

1. Bahasa Tegas dan Jelas



Bahasa yang digunakan dalam teks normatif harus tegas dan jelas, sehingga dapat dipahami dengan mudah oleh para pembacanya. Kalimat perintah atau instruksi digunakan untuk memberikan arahan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan atau dihindari. Biasanya Teks Normatif menggunakan kata “wajib”, “dilarang” atau “harus”

2. Mengandung Aturan atau Ketentuan



Teks normatif selalu mengandung aturan, hukum, kebijakan atau norma-norma yang harus diikuti atau ditaati oleh pihak-pihak yang terlibat.

3. Tujuan Menciptakan Ketertiban dan Keseragaman



Teks normatif bertujuan menciptakan ketertiban dan keseragaman dalam pelaksanaan aturan dan kebijakan. Dengan adanya teks normatif, setiap pihak akan memiliki pedoman yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

4. Dapat Berbentuk Undang-Undang, Peraturan, atau Kode Etik



Teks normatif dapat berbentuk undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan sekolah, kode etik profesi, atau instruksi operasional, tergantung pada konteks dan tujuan penggunaannya.

Cara Membuat Teks Normatif

1. Tentukan Tujuan Teks Normatif



Langkah pertama adalah menentukan tujuan dari teks normatif yang akan Anda buat. Apakah tujuannya untuk mengatur tata tertib, memberikan pedoman dalam menjalankan suatu kegiatan, atau menginformasikan tentang peraturan atau kebijakan tertentu. Jelaskan tujuan tersebut agar pembaca dapat memahami konteks dan sasaran dari teks yang Anda buat.

2. Identifikasi Aturan atau Norma yang Ingin Diatur



Selanjutnya, identifikasi dan tentukan aturan atau norma-norma yang ingin diatur atau dijelaskan dalam teks. Pastikan aturan atau norma-norma tersebut relevan dan sesuai dengan tujuan yang telah Anda tetapkan sebelumnya.

3. Gunakan Bahasa Tegas dan Jelas

Baca juga: 20 Contoh Teks Negosiasi Lengkap dengan Struktur

Teks normatif harus ditulis dengan menggunakan bahasa yang tegas dan jelas. Gunakan kalimat perintah atau instruksi untuk menyampaikan aturan atau ketentuan dengan tegas. Hindari penggunaan bahasa ambigu yang dapat menimbulkan penafsiran ganda.

4. Susun Struktur Teks dengan Rapi



Struktur teks normatif perlu disusun dengan rapi agar pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami dengan baik. Bagian pendahuluan dapat berisi pengenalan tujuan teks, sedangkan bagian isi akan menjelaskan aturan atau norma-norma secara rinci.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!