20 Jurusan Kuliah Soshum dan Saintek Sepi Peminat di Indonesia, Peluang Lolosnya Besar
Senin, 09 Oktober 2023 - 09:28 WIB
Baca juga: Jurusan Sepi Peminat di SNMPTN dengan Peluang Kerja Tinggi, Tertarik?
Mahasiswa Jurusan Sejarah mempelajari berbagai peristiwa bersejarah di masa lalu yang dikaitkan dengan berbagai konteks seperti geografi, budaya, seni, politik, hingga afama. Prospek kerja lulusan jurusan ini juga terbilang luas, mulai dari guru, dosen, hingga ahli sejarah.
Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) membantu penyandang disabilitas untuk belajar baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Peminat jurusan PLB cenderung sedikit, tetapi lulusannya sangat dibutuhkan untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah luar biasa (SLB).
Setiap perusahaan pasti membutuhkan arsip data dan dokumen lainnya. Jurusan ini mempelajari mekanisme pengelolaan arsip mulai dari membuat model kearsipan, proses pencarian, analisa, hingga pelaporan.
Mahasiswa yang mempelajari Antropologi akan banyak berkutat dengan perilaku dan hubungan antarmanusia. Lulusannya akan menjadi ahli antroplogi atau antropolog yang bertugas meneliti, mengevaluasi, dan menetapkan kebijakan publik mengenai asal-usul manusia.
Jurusan Filsafat sering kali disebut sebagai induk dari segala jurusan dan ilmu pengetahuan. Jurusan ini membutuhkan proses berpikir yang logis dan penalaran yang baik. Mempelajari filsafat dapat membantu mahasiswa berpikir secara kritis dalam menguraikan masalah. Kemampuan inilah yang banyak dicari oleh berbagai instansi dan perusahaan.
Bagi siswa yang senang berakting, jurusan ini bisa menjadi pilihan. Meski sedikit peminatnya, mahasiswa yang mempelajari Seni Peran punya peluang kerja yang besar di industri hiburan.
Jurusan Kriminologi di Indonesia terbilang cukup langka. Di Indonesia, hanya terdapat di tiga universitas yang menyediakan Jurusan Kriminologi yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Budi Luhur, dan Universitas Islam Riau (UIR).
4. Sejarah
Mahasiswa Jurusan Sejarah mempelajari berbagai peristiwa bersejarah di masa lalu yang dikaitkan dengan berbagai konteks seperti geografi, budaya, seni, politik, hingga afama. Prospek kerja lulusan jurusan ini juga terbilang luas, mulai dari guru, dosen, hingga ahli sejarah.
5. Pendidikan Luar Biasa
Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) membantu penyandang disabilitas untuk belajar baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Peminat jurusan PLB cenderung sedikit, tetapi lulusannya sangat dibutuhkan untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah luar biasa (SLB).
6. Kearsipan
Setiap perusahaan pasti membutuhkan arsip data dan dokumen lainnya. Jurusan ini mempelajari mekanisme pengelolaan arsip mulai dari membuat model kearsipan, proses pencarian, analisa, hingga pelaporan.
7. Antropologi
Mahasiswa yang mempelajari Antropologi akan banyak berkutat dengan perilaku dan hubungan antarmanusia. Lulusannya akan menjadi ahli antroplogi atau antropolog yang bertugas meneliti, mengevaluasi, dan menetapkan kebijakan publik mengenai asal-usul manusia.
8. Filsafat
Jurusan Filsafat sering kali disebut sebagai induk dari segala jurusan dan ilmu pengetahuan. Jurusan ini membutuhkan proses berpikir yang logis dan penalaran yang baik. Mempelajari filsafat dapat membantu mahasiswa berpikir secara kritis dalam menguraikan masalah. Kemampuan inilah yang banyak dicari oleh berbagai instansi dan perusahaan.
9. Seni Peran
Bagi siswa yang senang berakting, jurusan ini bisa menjadi pilihan. Meski sedikit peminatnya, mahasiswa yang mempelajari Seni Peran punya peluang kerja yang besar di industri hiburan.
10. Kriminologi
Jurusan Kriminologi di Indonesia terbilang cukup langka. Di Indonesia, hanya terdapat di tiga universitas yang menyediakan Jurusan Kriminologi yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Budi Luhur, dan Universitas Islam Riau (UIR).
(wyn)
Lihat Juga :