Guru Besar FTUI Kaji Peranan Teknologi Komunikasi Radio Frekuensi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Jum'at, 03 November 2023 - 20:39 WIB
Baca juga: Dosen Teknik Kimia Fakultas Teknik UI Uji Coba Pestisida Tembakau terhadap Sayuran

“Dengan perangkat tersebut, masyarakat dapat berinteraksi melalui gawai dari jarak jauh,” ujar Gunawan dalam keterangan resminya, Jumat (3/11/2023). Gunawan menambahkan, saat ini, teknologi IoT telah dikembangkan untuk kehidupan sehari-hari.

“Beberapa di antaranya adalah fishery untuk mengatur pemberian pakan pada ikan, Covid-19 Detection untuk memantau pergerakan pasien Covid-19, alat monitor bagi petugas jaga Covid-19, serta Elder People Detection untuk mendeteksi keberadaan pasien orang tua yang tinggal sendirian,” paparnya.

Berdasarkan riset yang yang dilakukan McKinsley Global Institute pada 2020, nilai ekonomi yang dimiliki IoT sangat besar dan terus berkembang. McKinsey memperkirakan bahwa pada 2030, IoT secara global dapat menghasilkan nilai 5,5 hingga USD12,6 triliun termasuk nilai yang ditangkap oleh konsumen dan pelanggan produk dan layanan IoT.

Layanan-layanan seperti perindustrian, kesehatan, perkantoran, smart city hingga smart building menjadi potensial bisnis dari pemanfaatan IoT. Indonesia diestimasikan akan mendapatkan nilai total produktivitas hingga USD120 miliar pada 2025, dengan sektor pendapatan mayoritas dari manufaktur, ritel, transport, mining, agrikultur, telekomunikasi dan media, serta kesehatan, dengan jumlah koneksi device IoT mencapai hingga Rp678 miliar perangkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!