Program Sastra Masuk Kurikulum Dikritik, Kemendikbud Tarik dan Revisi Buku Panduan
Kamis, 30 Mei 2024 - 17:34 WIB
Dia melanjutkan, Mengenai muatan yang dipertanyakan pada beberapa karya yang direkomendasikan tim kurator, hal itu perlu dibaca dalam konteks karya tersebut secara utuh.
Baca juga: Kemendikbudristek Perkuat Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka
"Tim kurator tentu memiliki pertimbangan yang matang ketika mengusulkan judul-judul tersebut," tambahnya.
Dia mengatakan, Kemendikbudristek membentuk tim kurator yang terdiri dari sastrawan, akademisi, dan guru. Mereka diminta untuk mengusulkan atau membuat rekomendasi karya-karya sastra yang dapat menjadi bahan ajar untuk capaian pembelajaran dan elemen karakter dalam Profil Pelajar Pancasila pada tingkat SD, SMP, dan SMA.
"Proses kurasi sudah berjalan cukup lama dan menghasilkan daftar karya sastra yang diusulkan kepada Kemendikbudristek," terangnya.
Berdasarkan daftar tersebut, tutur Nino, Kemendikbudristek menyusun buku panduan untuk membantu guru memilih dan memilah sesuai usia dan kesiapan murid.
Lebih dari itu, tambahnya, program Sastra Masuk Kurikulum ini sejatinya untuk bertujuan memperkenalkan sastra Indonesia kepada murid dan guru sebagai bahan ajar untuk mengembangkan literasi dan pendidikan karakter.
Baca juga: Kemendikbudristek Perkuat Pembelajaran Sastra di Kurikulum Merdeka
"Tim kurator tentu memiliki pertimbangan yang matang ketika mengusulkan judul-judul tersebut," tambahnya.
Dia mengatakan, Kemendikbudristek membentuk tim kurator yang terdiri dari sastrawan, akademisi, dan guru. Mereka diminta untuk mengusulkan atau membuat rekomendasi karya-karya sastra yang dapat menjadi bahan ajar untuk capaian pembelajaran dan elemen karakter dalam Profil Pelajar Pancasila pada tingkat SD, SMP, dan SMA.
"Proses kurasi sudah berjalan cukup lama dan menghasilkan daftar karya sastra yang diusulkan kepada Kemendikbudristek," terangnya.
Berdasarkan daftar tersebut, tutur Nino, Kemendikbudristek menyusun buku panduan untuk membantu guru memilih dan memilah sesuai usia dan kesiapan murid.
Lebih dari itu, tambahnya, program Sastra Masuk Kurikulum ini sejatinya untuk bertujuan memperkenalkan sastra Indonesia kepada murid dan guru sebagai bahan ajar untuk mengembangkan literasi dan pendidikan karakter.
Lihat Juga :