Isu Perubahan Iklim dan Keberlanjutan Jadi Perhatian Hima Persis

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:26 WIB
Perubahan iklim merupakan salah satu isu global terpenting, mengingat dampak luasnya terhadap ekosistem global, keberlangsungan hidup manusia, ekonomi, hingga kestabilan sosial yang memerlukan solusi pembangunan keberlanjutan yang jelas.

"Menurut riset YouGov, Indonesia dinilai berada dalam peringkat pertama dunia yang masyarakatnya tidak responsif terhadap perubahan iklim. Hal ini menjadi pukulan keras betapa literasi perubahan iklim tidak berkembang pada masyarakat Indonesia,” kata Fakhrizal.

Acara diskusi diawali sambutan dari Ketua Umum PP Hima Persis Ilham Nur Hidayatullah. Dia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi krisis iklim dan mendukung inisiatif keberlanjutan.

"Generasi kita memegang kunci untuk memastikan bumi tetap layak huni bagi generasi mendatang. Dengan hadirnya diskusi ini kita turut serta dalam upaya melawan krisis iklim hingga mewujud dengan berbagai upaya kolektif yang mendukung gerakan pembangunan berkelanjutan untuk bumi yang lebih baik," kata pria yang akrab disapa Bung Ilnur ini.

Rezza F. Prisandy yang merupakan President of Doctrine UK (Doctoral Epistemic of Indonesia in the UK) didapuk sebagai pembicara utama. Rezza memaparkan dampak perubahan iklim yang kian mendesak serta menyoroti langkah-langkah konkret yang bisa diambil untuk mencapai keberlanjutan.

"Perubahan iklim bukan sekadar isu akademis. Ini adalah tantangan nyata yang membutuhkan aksi nyata, semuanya harus berperan melakukan upaya berkelanjutan melalui ESG (Environmental, Social, and Governance). Mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat sipil hingga berbagai komunitas dan lembaga memiliki peran kolektif untuk bisa mendorong kebijakan yang lebih hijau, praktik bisnis yang berkelanjutan, hingga pola hidup yang lebih ramah lingkungan," jelas Rezza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!