Cerita Chyta, Lulusan Doktor Termuda Prodi Manajemen Pendidikan UNJ 

Kamis, 27 Juni 2024 - 07:34 WIB
Menurut Prof An Komariah selaku penguji eksternal mengemukakan kemampuan kepemimpinan digital adalah upaya strategis bagaimana upaya digitalisasi dapat dilakukan melalui berbagai upaya yang menjamin keterbukaan dan keterlibatan partisipasi aktif dari berbagai pihak dan bertujuan untuk memberikan dampak berkelanjutan secara positif.

Prof Ucu Cahyana selaku penguji sidang mengemukakan bahwa tema riset ini menarik terkait dengan kepemimpinan digital dalam meningkatkan riset dan kultur inovasi di Perguruan Tinggi.

Menurutnya dunia digital saat ini menjadi sesuatu yang akrab dalam kehidupan sehari-hari terlebih sangat berguna dalam proses kepemimpinan. Itulah sebabnya menurut Prof Ucu kultur kepemimpinan digital menjadi kebutuhan penting bagi Perguruan Tinggi saat ini.

Namun dirinya juga mengingatkan bahwa meski demikian kepemimpinan digital tidak menjadi satu-satunya faktor kunci dalam mendukung pembudayaan riset dan inovasi.

“Artinya leader memahami digital diperlukan tetapi tidak menjadi kunci utama dalam leadership sebuah organisasi,” terangnya.

Prof Eliana Sari selaku penguji juga mengemukakan bahwa kepemimpinan digital juga perlu mengejewantahkan digital social skill dan digital trust karena kedua hal itu dianggap menjadi sebuah urgensi role model kepemimpinan saat ini.

“Membangun atmosver akademik berbasis digital harus berkolerasi dengan aspek etika sebagai pedoman,” tutupnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!