Seminar Nasional FSRD IKJ Angkat Kolaborasi Seni Rupa dan Kearifan Lokal

Selasa, 02 Juli 2024 - 16:59 WIB
Baca juga: Lima Dekade Seniman Nunung WS Berkarya, IKJ Gelar Bedah Buku

Dia menjelaskan, dilihat dari sudut pandang yang lain, kecanggihan teknologi digital telah berdampak pada cara masyarakat dalam mengakses ataupun menggunakan karya orang lain yang mendorong terjadinya pelanggaran hak cipta dan penyebarannya tanpa izin pemilik karya tersebut.

"Tentunya etika dan hak cipta menjadi kebutuhan yang mendesak demi keberlangsungan identitas kearifan lokal Indonesia itu sendiri," ujarnya.

Seminar ini dilatarbelakangi pemikiran dalam ranah seni rupa dan desain yang mendiskusikan bagaimana kearifan lokal diwariskan, dirawat dan didiskusikan dalam konteks sosial, budaya, sejarah, ekonomi serta bagaimana para seniman, kriyawan dan desainer mengkaji kearifan lokal sebagai dasar konseptual berkarya.

Selain itu, seminar ini bertujuan untuk menemukan potensi dan karakteristik seni rupa di kota-kota berbasis budaya urban, dimana seniman dan desainer dapat menawarkan beragam interpretasi atas kearifan lokal budaya yang mereka usung, sehingga menghasilkan karya unik berkolaborasi dengan pelaku usaha dan industri.

Tak lupa, dikembalikannya sisi humanisme dalam karya seni rupa dalam konteks dominannya narasi perkembangan teknologi di era digital saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!