Bantu Usaha Warga, Dosen UKI Olah Sekam Padi Jadi Paving Block

Sabtu, 21 September 2024 - 12:35 WIB
“Ide awalnya muncul saat mengunjungi Desa Srimahi ditemukan bahwa adanya tumpukan sekam padi di beberapa tempat penggilingan padi yang hanya di timbun, di jual sebagai bahan tambah kompos, dan dibakar, yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal fungsi dari limbah sekam padi tersebut” ungkapnya, Kamis (19/9/2024)

Padahal sekam padi, menurut Sudarno memiliki potensi manfaat yang sangat besar namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Harga jualnya pun sangat rendah berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000 per karung. Hal ini menunjukkan betapa rendahnya nilai ekonomis limbah sekam padi tersebut.”lanjutnya

Melalui riset lanjutan, Sudarno bersama tim PKM menemukan bahwa abu hasil pembakaran sekam padi dapat digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan paving block dan batako.

Berkat penemuan ini mendorong mereka untuk menciptakan alat pembakar khusus yang mengubah sekam padi menjadi abu sekam padi berkualitas tinggi. Dengan mencampurkan abu sekam padi ini ke dalam desain pembuatan paving block dan batako, tim PKM berhasil menciptakan produk bangunan yang memiliki nilai jual tinggi.

Produk-produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat digunakan untuk segala keperluan, mulai dari area parkir hingga pembangunan rumah diman hasilnya di prediksi berada pada Beton Mutu B dan C (12,5-20 MPa), akan tetapi dapat juga dinaikkan nantinya sampai dengan Beton Mutu A .

Selain kolaborasi antar prodi, tim PKM juga menjalin mitra kerja sama dengan Zaracon Group Raja Block, sebuah usaha yang bergerak dibidang produsen pembuatan paving block dan batako.

Mitra ini memberikan dukungan tambahan dalam mewujudkan kegiatan PkM ini, mulai dari proses sosialisasi, pelatihan, sampai dengan pencetakan paving block dan batako yang diadakan langsung di lokasi usaha Zaracon Group Raja Block.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!