KPAI Minta Sekolah Lakukan Simulasi Protokol Kesehatan Sebelum Gelar PTM
Senin, 14 September 2020 - 08:45 WIB
“KPAI mendorong pihak sekolah untuk membuat protokol kesehatan atau standar operasional prosedur (SOP) adaptasi kebiasaan baru di sekolah secepatnya. Itu agar dapat disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah dan orang tua siswa,” tutur mantan Kepala SMAN 3 Jakarta itu. (Baca juga: Bantuan Paket Kuota Ditargetkan Minggu Depan Dikirim )
Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, Retno mengatakan sekolah harus melakukan simulasi terlebih dahulu. Simulasi itu cukup diikuti seperempat dari total jumlah siswa, terutama untuk praktek di bengkel dan laboratorium.
Simulasi ini untuk melihat dan evaluasi apakah para guru dan peserta didik patuh atau tidak terhadap protokol kesehatan selama berada di sekolah. Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Kabupaten Tasikmalaya harus memastikan sekolah menerapkan kurikulum dalam situasi darurat.
“KPAI mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya untuk membantu anggaran bagi sekolah dalam menyiapkan infrastruktur dan protokol kesehatan/SOP,” pungkasnya.
Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, Retno mengatakan sekolah harus melakukan simulasi terlebih dahulu. Simulasi itu cukup diikuti seperempat dari total jumlah siswa, terutama untuk praktek di bengkel dan laboratorium.
Simulasi ini untuk melihat dan evaluasi apakah para guru dan peserta didik patuh atau tidak terhadap protokol kesehatan selama berada di sekolah. Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Kabupaten Tasikmalaya harus memastikan sekolah menerapkan kurikulum dalam situasi darurat.
“KPAI mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya untuk membantu anggaran bagi sekolah dalam menyiapkan infrastruktur dan protokol kesehatan/SOP,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :