Universitas Darunnajah, Kampus Muda yang Ambil Peran dalam Hibah Riset BIMA 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:00 WIB
Sisanya tersebar dalam skema Pascasarjana – Tesis Magister (9.857), Disertasi Doktor (5.500), Kerja Sama antar PT (1.715), serta penelitian terapan berupa luaran model (1.756) dan luaran prototipe (2.429).

"Melalui data tersebut, tampak bahwa riset dosen pada level pemula hingga menengah semakin berkembang, dan kompetisi pendanaan tidak hanya didominasi oleh institusi besar," jelasnya.

Di samping itu, keterbukaan sistem BIMA memberi ruang lebih luas bagi perguruan tinggi swasta, kampus vokasi, dan kampus baru untuk ikut terlibat.

Visi Akademik dan Penguatan SDM



Samiyono menambahkan, Universitas Darunnajah sendiri hadir dari tradisi pendidikan pesantren dengan visi menjadi pusat pengembangan keilmuan, manajemen, teknologi dan kewirausahaan berbasis pesantren wakaf.

"Saat ini kampus tersebut telah mengelola 12 program studi dalam 3 fakultas, yaitu Fakultas Bisnis, Fakultas Agama Islam (FAI), dan Fakultas Sains dan Teknologi (Sainstek)," ujarnya.

Spektrum akademik yang cukup beragam ini membuka peluang penelitian lintas disiplin, mulai dari manajemen pendidikan, ekonomi syariah, pengembangan kewirausahaan, hingga penelitian sosial-keagamaan dan teknologi terapan.

Keterlibatan dosen dalam hibah penelitian dinilai penting bagi peningkatan kualitas akademik. Menurut Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Much Hasan Darojat, peningkatan SDM dosen melalui penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan prioritas institusi.

"Kemampuan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah dan kolaborasi akademik bukan hanya bagian dari luaran publikasi, tetapi juga membentuk kultur akademik yang kuat di lingkungan kampus," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!