Sejarah Baru, UNEJ Lahirkan Tiga Doktor Bioteknologi Berbasis Riset Global

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:39 WIB
Momen bersejarah ini juga diwarnai dengan pesan mendalam dari Prof. Ir. Bambang Sugiharto, M.Agr.Sc., D.Agr.Sc Guru Besar FMIPA Universitas Jember yang kini telah purna tugas. Sebagai salah satu ilmuwan biologi molekuler terkemuka di Indonesia, ia menitipkan pesan agar capaian pendidikan doktor ini menjadi bekal berharga untuk pengembangan diri ke depan.

"Apa yang telah dicapai selama ini hendaknya tidak berhenti, tetapi terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Penelitian bukan hanya menjadi sarana meraih prestasi akademik tertinggi, tetapi juga dapat memperkuat kualitas pembelajaran di kelas. Saya berharap para promovendus dapat terus berkarya sebagai peneliti dan pendidik yang lebih baik di masa mendatang," pesan Prof. Bambang.

Mewakili tim promotor internasional, Prof. Dr. Antje Labes menyampaikan apresiasinya secara daring dari Jerman. Ia menyoroti ketangguhan tiga peneliti perempuan muda ini dalam menghadapi ketidakpastian riset hingga berhasil lulus.

"Sains masa kini adalah tentang kolaborasi untuk menjawab tantangan masa depan. Saya merasa bangga melihat tiga perempuan muda yang cerdas ini berkembang. Hari ini, saya melihat 'bunga-bunga itu mulai mekar'. Ini bukan akhir, melainkan awal baru bagi mereka untuk menjadi ilmuwan yang berkualitas serta membawa kemajuan bagi dunia yang damai dan sehat," ungkap Prof. Labes.

Lahirnya tiga doktor bioteknologi perdana dengan riset yang solutif dan berdampak ini semakin mengukuhkan Universitas Jember sebagai pusat unggulan riset bioteknologi yang adaptif dan berdaya saing.

Melalui penguatan kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara, UNEJ berkomitmen terus mendorong lahirnya inovasi yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!