Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Edukasi Siswa SMA Al-Adzkar soal Dampak TikTok pada Konsep Diri
Senin, 13 April 2026 - 21:38 WIB
Dalam pemaparannya, tim PKM menjelaskan bahwa TikTok memiliki dua sisi yang perlu dipahami secara kritis. Di satu sisi, platform ini dapat menjadi sarana ekspresi diri, kreativitas, dan peningkatan kepercayaan diri. Banyak siswa yang merasa lebih berani menunjukkan bakat dan potensi mereka melalui konten video yang menarik dan interaktif.
Namun di sisi lain, penggunaan TikTok yang tidak bijak dapat memicu munculnya perbandingan sosial (social comparison), tekanan untuk tampil sempurna, serta ketergantungan terhadap validasi berupa likes, komentar, dan jumlah pengikut.
Hal ini berpotensi memengaruhi konsep diri siswa secara negatif, terutama jika mereka mulai menilai diri berdasarkan standar yang tidak realistis.
Kegiatan ini dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, serta refleksi diri. Para siswa diajak untuk mengenali bagaimana mereka menggunakan TikTok dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana hal tersebut memengaruhi persepsi terhadap diri mereka sendiri.
Selain itu, siswa juga diberikan strategi untuk menggunakan media sosial secara sehat, seperti membatasi waktu penggunaan, memilih konten yang positif, serta membangun kesadaran diri (self-awareness).
Namun di sisi lain, penggunaan TikTok yang tidak bijak dapat memicu munculnya perbandingan sosial (social comparison), tekanan untuk tampil sempurna, serta ketergantungan terhadap validasi berupa likes, komentar, dan jumlah pengikut.
Hal ini berpotensi memengaruhi konsep diri siswa secara negatif, terutama jika mereka mulai menilai diri berdasarkan standar yang tidak realistis.
Kegiatan ini dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, serta refleksi diri. Para siswa diajak untuk mengenali bagaimana mereka menggunakan TikTok dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana hal tersebut memengaruhi persepsi terhadap diri mereka sendiri.
Selain itu, siswa juga diberikan strategi untuk menggunakan media sosial secara sehat, seperti membatasi waktu penggunaan, memilih konten yang positif, serta membangun kesadaran diri (self-awareness).
Lihat Juga :