Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Gandeng GSM Kuatkan SDM SMK
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 06:07 WIB
Selain itu agar proses link and match antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia industri dapat selaras serta laju perkembangan industri yang cepat, maka diperlukan pendidik dan tenaga kependidikan yang selalu adaptif dengan perkembangannya. Untuk itu peran para pemimpin baik kepala balai maupun kepala SMK yang memiliki visi dan mindset selayaknya seorang CEO sangat dibutuhkan. (Baca juga: Jika Kemendikbud Ingin Sederhanakan Kurikulum, Ini Saran Komisi X DPR )
“Karena itu, saya mengapresiasi kolaborasi antara Ditjen Pendidikan Vokasi dengan GSM dalam penyelenggaraan workshop ini,” paparnya.
Pendiri GSM Muhammad Nur Rizal mengatakan selalu mendorong pendidikan yang mampu membuat siswa bisa menjadi diri sendiri dan menemukan guru yang membantu mengarahkan siswa serta mendukung suasana lingkungan belajar yang positif. Sehingga, semua elemen (guru, siswa, orang tua, pengawas dan birokaras) harus bergerak dan terlibat.
“Jadi pelaku gerakan perubahan ini adalah setiap elemen dan berharap agar semangat yang diusung gerakan ini dapat juga diterapkan di SMK,” terangnya.
“Karena itu, saya mengapresiasi kolaborasi antara Ditjen Pendidikan Vokasi dengan GSM dalam penyelenggaraan workshop ini,” paparnya.
Pendiri GSM Muhammad Nur Rizal mengatakan selalu mendorong pendidikan yang mampu membuat siswa bisa menjadi diri sendiri dan menemukan guru yang membantu mengarahkan siswa serta mendukung suasana lingkungan belajar yang positif. Sehingga, semua elemen (guru, siswa, orang tua, pengawas dan birokaras) harus bergerak dan terlibat.
“Jadi pelaku gerakan perubahan ini adalah setiap elemen dan berharap agar semangat yang diusung gerakan ini dapat juga diterapkan di SMK,” terangnya.
(mpw)
Lihat Juga :