Rektor UI Paparkan Kontribusi Riset dan Inovasi UI untuk Perangi COVID-19

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 22:43 WIB
Produk inovasi UI lainnya adalah Flocked Swab (HS 19) atau alat pengambil spesimen swab tes. Rektor melanjutkan, ada pula software yang bisa membaca hasil rontgen untuk mengantisipasi akibat COVID-19. Dan juga ada alat pelindung diri (APD) respirator pemurni udara berbentuk masker wajah bagi tenaga medis. Dia juga memaparkan adanya Portal WebGIS (peta dalam jaringan) untuk membantu pemerintah memetakan sebaran virus COVID-19 yang dapat diakses melalui komputer atau telepon seluler. (Baca juga: Berprestasi, Menristek Raih Penghargaan Internasional dari UIUC )

Ari juga menuturkan ada aplikasi mandiri resiko COVID-19 dan juga ada aplikasi SIGAP untuk mengatasi terbatasnya suplai alat kesehatan bagi tenaga medis. Selain itu UI juga meneliti penggunaan Sel Punca Mesenkim Asal Tali Pusat untuk pengobatan pasien pneumonia Covid-19. UI juga mendesain pesawat tanpa awak untuk mengawasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "UI juga mendesain kapal ambulans untuk menangani pasien Covid-19 di pulau-pulau terpencil di Indonesia," lugasnya.

Selain itu, tutur Ari, UI juga terus bergerak memberikan hasil analisis ke pemerintah melalui tim di unit sosial humaniora. Dia juga mengungkapkan bahwa para mahasiswa dan mahasiswi UI juga terlibat menjadi Relawan Covid-19. Dan tidak hanya itu, ujarnya, rumah sakit UI juga turut berkontribusi menjadi rumah sakit yang didedikasikan untuk penanganan pasien COVID-19.

"Marilah kita sama-sama bertekad untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan motivasi sebagai Dharma Bakti kepada negara Indonesia. Untuk menciptakan rakyat yang mandiri dan berdaya saing tinggi baik di era pandemi pada saat ini maupun pada masa pasca pandemi kelak," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!