Dirjen Pendis Kampanyekan Komitmen Moderasi Beragama di PTKIN

Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:21 WIB
Dhani menambahkan, integritas dalam konteks moderasi beragama ialah sikap seseorang yang secara baik menyampaikan sesuatu dengan jujur. “Bahwa kejujuran harus disandingkan dengan pilar pendidikan Islam berikutnya yaitu humanis. Kejujuran yang kemudian tidak disertai dengan humanisme akan menjadi persoalan,” tambah Dhani. (Baca juga: Kemenag Bekali Guru RA Keterampilan Psikososial di Masa Pandemi )

Kedua, humanisme atau membangun nilai nilai yang humanity. Ali Ramdhani menerangkan, orientasi hidup kita tidak sekadar pada hasil, tetapi pada proses. Dan proses itu lah yang harus diciptakan sehumanis mungkin.

“Kita ingin menampilkan wajah-wajah yang ramah, tidak marah. Mereka yang mengajak bukan mengejek. Mereka yang membina bukan menghina. Mereka yang mengajar bukan menghajar. Kebaikan sekalipun bila dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik, maka hasilnya akan tidak baik,” terang Dirjen.

Ketiga, spritualitas. Dhani menekankan, nilai spiritual mengajarkan bahwa semua orang berhak mendapat anugerah dan inayah dari-Nya. (Baca juga: Kemenag Siapkan Bantuan Rp1,178 Triliun untuk PJJ Pendidikan Agama )

Keempat, adaptability atau kemampuan manusia untuk menyelaraskan diri dan berdialog dengan lingkungan strategis di sekitarnya, tanpa kehilangan identitasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!