BLT Guru, FSGI: Harusnya Diberikan Juga dalam Situasi Normal
Rabu, 18 November 2020 - 21:20 WIB
Guru honorer harus mengajar secara tatap muka dengan siswanya yang tidak memiliki gawai dan kuota internet. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp1,8 juta kepada guru dan honorer. Jumlah total Pendidikan yang akan menerima bantuan ini mencapai 2.034.732 orang.
Rinciannya, 1,6 juta orang guru, 162.277 dosen, dan 237.623 tenaga perpustakaan, administrasi, dan laboratorium. Dana yang disiapkan oleh kementerian pimpinan Nadiem Makarim itu mencapai Rp3,6 triliun. (Baca juga: Pemerintah Segera Cairkan Subsidi Gaji Guru Honorer, Ini Perinciannya )
Bantuan ini akan diberikan pada November hingga Desember 2020. Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Fahriza Marta Tanjung mengapresiasi program terbaru dari Kemendikbud ini.
“Walaupun kami menilai apa yang dilakukan oleh Kemendikbud sudah sewajarnya. Bahkan seharusnya dilakukan pada situasi normal,” ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (18/11/2020).
Rinciannya, 1,6 juta orang guru, 162.277 dosen, dan 237.623 tenaga perpustakaan, administrasi, dan laboratorium. Dana yang disiapkan oleh kementerian pimpinan Nadiem Makarim itu mencapai Rp3,6 triliun. (Baca juga: Pemerintah Segera Cairkan Subsidi Gaji Guru Honorer, Ini Perinciannya )
Bantuan ini akan diberikan pada November hingga Desember 2020. Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Fahriza Marta Tanjung mengapresiasi program terbaru dari Kemendikbud ini.
“Walaupun kami menilai apa yang dilakukan oleh Kemendikbud sudah sewajarnya. Bahkan seharusnya dilakukan pada situasi normal,” ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (18/11/2020).
Lihat Juga :