Menristek: Sosialisasikan Riset dengan Bahasa Praktis

Senin, 30 November 2020 - 23:31 WIB
"Lebih penting adalah menemukan ekuilibrium (keseimbangan), dilihat mana yang lebih tepat antara demand pullatau supply push. Perlu diperhatikan juga after sales quality controlagar produk yang dihasilkan terus berkelanjutan, karena kualitas produk yang dihasilkan akan berpengaruh pada kepercayaan," ujar Bambang. (Baca juga: UGM Kembali Juara Umum Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasiona 2020 )

Dia mengatakan, perubahan strategi pemasaran produk juga diperlukan di mana perlu ada upaya lebih sering mengekspos dan meluncurkan produk-produk yang sudah dihasilkan komunitas riset dan inovasi. Upaya itu bertujuan menginformasikan kepada masyarakat bahwa peneliti, perekayasa, dan dosen di Indonesia telah banyak menemukan dan menghasilkan produk inovasi.

"Jangan sampai kita kehilangan momen, perlu dipercepat sehingga positioningatas produk dapat menjadi leader, bukan follower.Kita harus agresif untuk ekspos produk yang paling tidak sudah jelas prototipenya dan sudah punya prospek untuk dikomersialkan. We have to be a leaderuntuk inovasi di Indonesia sendiri," tutur Menristek Bambang.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!