Prestasi Internasional, Jurnal 'Samarah' UIN Ar-Raniry Aceh Tembus Scopus
Senin, 11 Januari 2021 - 09:58 WIB
Menurut Rektor, saat ini terdapat beberapa jurnal di lingkungan UIN Ar-Raniry yang sudah memproses pengajuan ke Scopus. “Ditargetkan jurnal-jurnal yang sudah mengajukan tersebut dapat mengikuti jejak Jurnal Samarah,” ungkap Warul Walidin. (Baca juga: UIN Suka - APJIKI Gelar Workshop Penulisan Artikel untuk Dosen dan Mahasiswa )
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Suyitno, menyebutkan produktivitas PTKI di dunia internasional yang ditandai dengan jumlah artikel yang terpublikasi pada jurnal internasional bereputasi terus meningkat.
“Di akhir tahun 2020 ini telah terjadi peningkatan jumlah artikel yang terpublikasi pada publikasi bereputasi internasional. Di tahun 2019 sebanyak 1.453 aretikel dan di tahun 2020 menjadi 3.140 artikel. Artinya, terdapat peningkatan sebanyak 1.687 artikel atau 116% dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Guru Besar UIN Raden Fatah, Palembang.
“Bahkan, trend atas meningkatnya jumlah artikel pada jurnal bereputasi internasional ini dari tahun-tahun sebelumnya terus meningkat. Di tahun 2017 tercatat sebanyak 530 artikel, sementara tahun 2018 bertambah 2 kali lipatnya, yakni 1.084 artikel. Ini merupakan indikasi sangat nyata bahwa daya saing PTKI di dunia global terus meningkat,” lanjutnya. (Baca juga: Ini Harapan Rektor untuk Para Guru Besar UIN Jakarta di Kancah Internasional )
Analis Kebijakan Ahli Madya pada Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi menyebutkan kontribusi publikasi ilmiah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari produktivitas riset di lingkungan PTKI. “Antara riset dan jurnal tidak bisa terpisah, saling terkait. Terlebih, terutama dalam 3 (tiga) tahun terakhir, semua hasil riset wajib untuk terpublikasi pada jurnal dengan baik. Bukanlah riset yang baik, jika tidak terpublikasi,” ungkap doktor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Suyitno, menyebutkan produktivitas PTKI di dunia internasional yang ditandai dengan jumlah artikel yang terpublikasi pada jurnal internasional bereputasi terus meningkat.
“Di akhir tahun 2020 ini telah terjadi peningkatan jumlah artikel yang terpublikasi pada publikasi bereputasi internasional. Di tahun 2019 sebanyak 1.453 aretikel dan di tahun 2020 menjadi 3.140 artikel. Artinya, terdapat peningkatan sebanyak 1.687 artikel atau 116% dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Guru Besar UIN Raden Fatah, Palembang.
“Bahkan, trend atas meningkatnya jumlah artikel pada jurnal bereputasi internasional ini dari tahun-tahun sebelumnya terus meningkat. Di tahun 2017 tercatat sebanyak 530 artikel, sementara tahun 2018 bertambah 2 kali lipatnya, yakni 1.084 artikel. Ini merupakan indikasi sangat nyata bahwa daya saing PTKI di dunia global terus meningkat,” lanjutnya. (Baca juga: Ini Harapan Rektor untuk Para Guru Besar UIN Jakarta di Kancah Internasional )
Analis Kebijakan Ahli Madya pada Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi menyebutkan kontribusi publikasi ilmiah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari produktivitas riset di lingkungan PTKI. “Antara riset dan jurnal tidak bisa terpisah, saling terkait. Terlebih, terutama dalam 3 (tiga) tahun terakhir, semua hasil riset wajib untuk terpublikasi pada jurnal dengan baik. Bukanlah riset yang baik, jika tidak terpublikasi,” ungkap doktor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Lihat Juga :