Kemenag Matangkan Peta Jalan Kemandirian Pesantren

Kamis, 11 Maret 2021 - 21:58 WIB
“PJKP ini digelar sebagai implementasi fungsi pesantren sebagai pemberdayaan masyarakat. Kami merencanakan selesai di akhir Maret, dan awal April sudah disampaikan ke Presiden melalui Pak Menteri,” kata Waryono Abdul Ghafurb dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Kamis (11/3/2021).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani melalui layanan daring menyampaikan bahwa pesantren harus terlibat dan berperan aktif dalam penguatan ekonomi.

Baca juga: Kemenag Bersama 5 Kementerian Bahas Formasi PPPK untuk Guru Agama Honorer

Banyak bisnis yang bisa digeluti pesantren, antara lain halal food, halal style, termasuk di sektor seni, seperti gambus, kaligrafi, maupun kesenian lainnya yang juga memiliki nilai jual yang bisa dikembangkan pesantren.

“Pesantren harus terlibat aktif menguatkan potensi ekonominya, banyak varian bisnis yang bisa dikembangkan santri, halal food, halal style, kemudian pada sektor seni misalnya, seni kaligrafi, seni musik islami, dan lain-lain,” tutur Ramdhani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!