Istimewa, Tim UKF IPB Temukan Katak Pohon Mutiara yang Lama Raib
Selasa, 23 Maret 2021 - 05:56 WIB
“Saat ditemukannya katak pohon mutiara, tim Observasi XIX menganggap bahwa katak ini lumrah ditemukan di kawasan Selabintana TNGGP, sebab katak ini ditemukan pada ketinggian kurang lebih 1300 mdpl.
Menurut buku The amphibians of Java dan Bali (Iskandar 1998), katak ini dapat dijumpai pada hutan dataran rendah dengan ketinggian hingga 1200 mdpl. Ternyata setelah dikonfirmasi, benar adanya bahwa katak endemik Jawa ini terakhir terdata di kawasan tersebut tahun 2013. Hal unik dari penemuan ini adalah lokasi perjumpaan yang terbilang jauh dari lokasi perjumpaan tahun 2013. Temuan yang tidak biasa ini membuat kami sempat terkejut ketika mengetahui jenis ini terakhir ditemukan sekitar delapan tahun yang lalu.
Baca juga: Pakar IPB University Bagikan Tips Perawatan Ternak yang Efektif
"Sebuah kebanggaan tersendiri karena dapat ikut andil mengeksplor kekayaan satwa di kawasan ini, semoga keberadaan satwa di kawasan ini selalu terjaga kelestariannya,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Firmansyah (Anggota Volunteer Panthera). Menurutnya, sejauh pengamatan yang dilakukan Panthera, memang belum ada lagi yang mengekspose tentang Katak Pohon Mutiara di Resort Selabintana. “Terakhir saya temukan di 2013,” ucapnya. Volunteer Panthera merupakan salah satu himpunan relawan sekaligus mitra kerja yang berada di kawasan Balai TNGGP.
Menurut buku The amphibians of Java dan Bali (Iskandar 1998), katak ini dapat dijumpai pada hutan dataran rendah dengan ketinggian hingga 1200 mdpl. Ternyata setelah dikonfirmasi, benar adanya bahwa katak endemik Jawa ini terakhir terdata di kawasan tersebut tahun 2013. Hal unik dari penemuan ini adalah lokasi perjumpaan yang terbilang jauh dari lokasi perjumpaan tahun 2013. Temuan yang tidak biasa ini membuat kami sempat terkejut ketika mengetahui jenis ini terakhir ditemukan sekitar delapan tahun yang lalu.
Baca juga: Pakar IPB University Bagikan Tips Perawatan Ternak yang Efektif
"Sebuah kebanggaan tersendiri karena dapat ikut andil mengeksplor kekayaan satwa di kawasan ini, semoga keberadaan satwa di kawasan ini selalu terjaga kelestariannya,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Firmansyah (Anggota Volunteer Panthera). Menurutnya, sejauh pengamatan yang dilakukan Panthera, memang belum ada lagi yang mengekspose tentang Katak Pohon Mutiara di Resort Selabintana. “Terakhir saya temukan di 2013,” ucapnya. Volunteer Panthera merupakan salah satu himpunan relawan sekaligus mitra kerja yang berada di kawasan Balai TNGGP.
Lihat Juga :