Polemik Kamus Sejarah RI, Ini Harapan Terbesar Asosiasi Guru Sejarah Indonesia
Jum'at, 23 April 2021 - 20:39 WIB
Kamus Sejarah Indonesia Jilid I-II yang sempat menuai polemik di publik. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Kisruh kamus sejarah yang tidak memuat nama tokoh pendiri NU KH Hasyim Ashari memantik respon dari berbagai pihak. Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) pun memberikan respon akan hal ini.
Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma mengapresiasi niat baik dari Kemendikbud khususnya Direktorat Jenderal Kebudayaan yang telah peduli dan mengambil inisiatif dengan memperkaya khazanah sejarah melalui penulisan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I-II.
Baca juga: Polemik PP 57 tentang Standar Nasional Pendidikan, Ini Tanggapan AGSI
Selain itu, jelasnya, K.H Hasyim Asy’ari bersama para tokoh lain yang mengambil tempat dalam perjalanan sejarah bangsa, lokal maupun nasional, patut untuk diteladani sesuai dengan latar belakang, kapasitas dan lingkup perjuangannya masing-masing.
Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma mengapresiasi niat baik dari Kemendikbud khususnya Direktorat Jenderal Kebudayaan yang telah peduli dan mengambil inisiatif dengan memperkaya khazanah sejarah melalui penulisan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I-II.
Baca juga: Polemik PP 57 tentang Standar Nasional Pendidikan, Ini Tanggapan AGSI
Selain itu, jelasnya, K.H Hasyim Asy’ari bersama para tokoh lain yang mengambil tempat dalam perjalanan sejarah bangsa, lokal maupun nasional, patut untuk diteladani sesuai dengan latar belakang, kapasitas dan lingkup perjuangannya masing-masing.
Lihat Juga :