Tim Mahasiswa Universitas Pertamina Boyong Medali di Ajang Internasional
Kamis, 08 Juli 2021 - 15:57 WIB
“Kami merancang strategi optimal agar perusahaan dapat memenuhi permintaan produk di sejumlah daerah untuk 30 hari dan memaksimalkan keuntungan. Strategi yang kami lakukan adalah perbaikan kebijakan rantai pasok, evaluasi jenis dan rute transportasi, serta evaluasi mobilitas kendaraan pengangkut,” ungkap ketua tim, Hanif Asyhuri dalam keterangan pers, Rabu (7/7/2021).
Salah satu anggota tim, Osel Nur Tazkiya menambahkan, langkah pertama yang mereka lakukan adalah menentukan kebutuhan bersih terhadap permintaan produk di daerah penjualan. “Kemudian, kami menghitung berapa banyak waktu yang dibutuhkan kendaraan pengangkut untuk mengirimkan produk. Kami juga menghitung frekuensi mobilisasi kendaraan pengangkut,” pungkas Osel.
Baca juga: Dosen UGM Bagikan Tips Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi
Tim lalu mensimulasikan perhitungan dasar menggunakan Supply Chain Modeling & Simulation Online (SCM Globe). SCM Globe merupakan platform daring berbasis cloud yang dapat digunakan untuk perencanaan dan simulasi rantai pasok. “Kami merumuskan kebijakan efektivitas kapasitas sewa fasilitas seperti gudang, dan mengubah kapasitas maksimum gudang. Dengan demikian, biaya operasional dapat berkurang dan perusahaan mendapat keuntungan yang maksimal,” lanjut anggota tim lain, Deffanda Vista Putri.
Strategi yang diusulkan tim, terbukti moncer dengan keberhasilan menyabet juara 3 di ajang International Logistic and Supply Chain Competition (ILSCC). Kejuaraan bergengsi yang diadakan pada tanggal 26 hingga 30 Juni 2021 tersebut, diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG).
Salah satu anggota tim, Osel Nur Tazkiya menambahkan, langkah pertama yang mereka lakukan adalah menentukan kebutuhan bersih terhadap permintaan produk di daerah penjualan. “Kemudian, kami menghitung berapa banyak waktu yang dibutuhkan kendaraan pengangkut untuk mengirimkan produk. Kami juga menghitung frekuensi mobilisasi kendaraan pengangkut,” pungkas Osel.
Baca juga: Dosen UGM Bagikan Tips Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi
Tim lalu mensimulasikan perhitungan dasar menggunakan Supply Chain Modeling & Simulation Online (SCM Globe). SCM Globe merupakan platform daring berbasis cloud yang dapat digunakan untuk perencanaan dan simulasi rantai pasok. “Kami merumuskan kebijakan efektivitas kapasitas sewa fasilitas seperti gudang, dan mengubah kapasitas maksimum gudang. Dengan demikian, biaya operasional dapat berkurang dan perusahaan mendapat keuntungan yang maksimal,” lanjut anggota tim lain, Deffanda Vista Putri.
Strategi yang diusulkan tim, terbukti moncer dengan keberhasilan menyabet juara 3 di ajang International Logistic and Supply Chain Competition (ILSCC). Kejuaraan bergengsi yang diadakan pada tanggal 26 hingga 30 Juni 2021 tersebut, diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG).
Lihat Juga :