Tak Adil, Perhimpunan Guru Nilai Passing Grade PPPK 2021 Terlalu Tinggi
Selasa, 07 September 2021 - 15:40 WIB
Menurut Iman, Keputusan Menpan RB terlalu tinggi dan tidak memperhatikan aspek peserta tes yang terdiri dari Guru dan Tenaga Honorer K-2, yang umumnya sudah lanjut usia dan mengabdi lebih dari 18 tahun bahkan ada yang mencapai 25 tahun.
Baca juga: Ahli Gizi IPB University Ungkap Kehebatan Tahu bagi Kesehatan Tubuh
“P2G menilai perlakuan pemerintah pusat sangat tidak adil yang memberikan afirmasi hanya 10 % bagi guru K-2 yang usianya mayoritas di atas 50 tahun,” kata Iman melalui siaran pers, Selasa (7/9/2021).
Iman menambahkan, afirmasi 10 % mestinya ditambah dengan afirmasi 15 % bagi guru honorer berusia 35 tahun ke atas. Sehingga total afirmasi menjadi 25 %. Skema ini dirasa cukup berkeadilan khususnya bagi honorer K-2 dan honorer tua lainnya.
Afirmasi ini juga memperkuat fakta sekaligus bukti empiris bahwa usia dan masa kerja guru honorer seperti K-2 adalah berbanding lurus.
Sedangkan menurut Ketua P2G Provinsi NTB Muhaimin, “Jika standar passing grade yang ditetapkan pemerintah seperti ini, maka kami yakin kejadian pada seleksi CPNS tahun 2018 akan terulang kembali, dimana prosentase peserta yang lolos passing grade sangat sedikit,” katanya.
Baca juga: Ahli Gizi IPB University Ungkap Kehebatan Tahu bagi Kesehatan Tubuh
“P2G menilai perlakuan pemerintah pusat sangat tidak adil yang memberikan afirmasi hanya 10 % bagi guru K-2 yang usianya mayoritas di atas 50 tahun,” kata Iman melalui siaran pers, Selasa (7/9/2021).
Iman menambahkan, afirmasi 10 % mestinya ditambah dengan afirmasi 15 % bagi guru honorer berusia 35 tahun ke atas. Sehingga total afirmasi menjadi 25 %. Skema ini dirasa cukup berkeadilan khususnya bagi honorer K-2 dan honorer tua lainnya.
Afirmasi ini juga memperkuat fakta sekaligus bukti empiris bahwa usia dan masa kerja guru honorer seperti K-2 adalah berbanding lurus.
Sedangkan menurut Ketua P2G Provinsi NTB Muhaimin, “Jika standar passing grade yang ditetapkan pemerintah seperti ini, maka kami yakin kejadian pada seleksi CPNS tahun 2018 akan terulang kembali, dimana prosentase peserta yang lolos passing grade sangat sedikit,” katanya.
Lihat Juga :