LSCAA Fasilitasi Vaksinasi untuk Siswa dan Anak Penyandang Disabilitas
Kamis, 09 September 2021 - 21:08 WIB
Meski kondisi masih terbatas dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), LSCAA mengambil inisiatif ini dengan harapan dapat berkontribusi dalam perwujudan program vaksinasi cepat yang dicanangkan oleh pemerintah. Dengan menerapkan protokol kesehatan, program vaksinasi ini berjalan dengan baik dan lancar.
LSCAA merupakan program Corporate Social Responsibility dari LSPR Communication and Business Institute. Tujuan utama lembaga ini adalah menyuarakan edukasi dan informasi terkait autisme di Indonesia. Selain autisme, lembaga ini concern terhadap masalah disabilitas atau special needs.
Baca juga: Masuk Level 2 dan 3, Sebanyak 490.217 Sekolah Dapat Izin Gelar PTM Terbatas
LSPR memiliki expertise dalam Ilmu Komunikasi, sehingga membantu pihak yang memiliki keterbatasan dalam komunikasi seperti penyandang autisme dan disabilitas lainnya merupakan objektif yang perlu dijalankan oleh LSCAA, salah satunya dengan menjadi jembatan dalam program vaksinasi ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini, tentunya kepada para pihak yang ada dibalik program vaksinasi disabilitas ini, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta Grab Indonesia dan Good Doctor. Akhirnya adik-adik ini telah mendapatkan vaksin, semoga pandemik segera usai dan kita semua dapat segera beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ujar Erni Adi Astuti, sebagai salah satu Pembina dari LSCAA yang turut hadir selama proses ini berlangsung.
LSCAA merupakan program Corporate Social Responsibility dari LSPR Communication and Business Institute. Tujuan utama lembaga ini adalah menyuarakan edukasi dan informasi terkait autisme di Indonesia. Selain autisme, lembaga ini concern terhadap masalah disabilitas atau special needs.
Baca juga: Masuk Level 2 dan 3, Sebanyak 490.217 Sekolah Dapat Izin Gelar PTM Terbatas
LSPR memiliki expertise dalam Ilmu Komunikasi, sehingga membantu pihak yang memiliki keterbatasan dalam komunikasi seperti penyandang autisme dan disabilitas lainnya merupakan objektif yang perlu dijalankan oleh LSCAA, salah satunya dengan menjadi jembatan dalam program vaksinasi ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini, tentunya kepada para pihak yang ada dibalik program vaksinasi disabilitas ini, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta Grab Indonesia dan Good Doctor. Akhirnya adik-adik ini telah mendapatkan vaksin, semoga pandemik segera usai dan kita semua dapat segera beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ujar Erni Adi Astuti, sebagai salah satu Pembina dari LSCAA yang turut hadir selama proses ini berlangsung.
(mpw)
Lihat Juga :