Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu untuk Semua
Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:28 WIB
loading...
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti pada penutupan Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025. Foto/BKHM.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) sukses menyelenggarakan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) 2025 yang berlangsung pada 17–18 Desember 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti , menilai Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 telah menjadi wadah yang setara, inklusif, terbuka, serta menghargai keberagaman potensi peserta didik. Kegiatan ini melibatkan berbagai satuan pendidikan, mulai dari Sekolah Luar Biasa (SLB), sekolah menengah kejuruan (SMK), lembaga kursus dan pelatihan (LKP), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), hingga satuan pendidikan nonformal lainnya.
Baca juga: Kisah Haru Dua Santri Aceh Tembus Banjir dan Longsor Demi Kuliah di Al Azhar Mesir
Pada penutupan kegiatan, Abdul Mu’ti menerima secara langsung lukisan karya Tegar, murid kelas IV SLB Mandiri Putra, Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Tegar, yang merupakan penyandang tunadaksa, menyelesaikan lukisan tersebut dengan menggunakan mulutnya. Proses pengerjaan karya dimulai sejak 3 Desember 2025 hingga akhirnya rampung dan dipersembahkan pada puncak acara.
Abdul Mu’ti menambahkan bahwa dengan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui jalur pendidikan formal dan nonformal, tetapi juga pendidikan khusus dan layanan khusus.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti , menilai Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 telah menjadi wadah yang setara, inklusif, terbuka, serta menghargai keberagaman potensi peserta didik. Kegiatan ini melibatkan berbagai satuan pendidikan, mulai dari Sekolah Luar Biasa (SLB), sekolah menengah kejuruan (SMK), lembaga kursus dan pelatihan (LKP), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), hingga satuan pendidikan nonformal lainnya.
Baca juga: Kisah Haru Dua Santri Aceh Tembus Banjir dan Longsor Demi Kuliah di Al Azhar Mesir
Pada penutupan kegiatan, Abdul Mu’ti menerima secara langsung lukisan karya Tegar, murid kelas IV SLB Mandiri Putra, Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Tegar, yang merupakan penyandang tunadaksa, menyelesaikan lukisan tersebut dengan menggunakan mulutnya. Proses pengerjaan karya dimulai sejak 3 Desember 2025 hingga akhirnya rampung dan dipersembahkan pada puncak acara.
Abdul Mu’ti menambahkan bahwa dengan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui jalur pendidikan formal dan nonformal, tetapi juga pendidikan khusus dan layanan khusus.
Lihat Juga :