Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu untuk Semua
Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
“Kita harus membuka sebanyak mungkin kesempatan, termasuk akses yang mudah dijangkau serta fleksibilitas dalam pendidikan. Melalui berbagai program, kita tidak hanya memperkuat schooling, tetapi juga learning. Malam ini kita menyaksikan, selain Tegar, banyak anak-anak Indonesia hebat dari berbagai latar belakang yang tampil dengan sangat baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menekankan peran strategis pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, ia mengingatkan agar lulusan vokasi tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis semata.
“Kita ingin mereka melampaui keahlian itu, go beyond, tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja. Anak-anak hebat yang tampil hari ini adalah mereka yang kelak akan memimpin negeri ini dan mengangkat harkat serta martabat Indonesia agar berdiri tegak di atas kaki sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK), Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa Gelar Karya Vokasi PKPLK dirancang bukan sekadar sebagai agenda rutin, melainkan sebagai ruang refleksi, ruang ekspresi, serta ruang panen karya dari seluruh ekosistem pendidikan PKPLK.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini disusun sebagai sebuah perjalanan pembelajaran bersama. “Gelaran ini disusun layaknya lembaran perjalanan. Kami mengajak publik untuk melihat, merasakan, dan memahami perubahan-perubahan mendasar yang telah terjadi dalam pendidikan vokasi PKPLK di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025, berbagai inovasi, karya, dan praktik baik yang ditampilkan diharapkan dapat direplikasi serta dikembangkan di daerah masing-masing. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua melalui penguatan pendidikan vokasi serta layanan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menekankan peran strategis pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, ia mengingatkan agar lulusan vokasi tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis semata.
“Kita ingin mereka melampaui keahlian itu, go beyond, tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja. Anak-anak hebat yang tampil hari ini adalah mereka yang kelak akan memimpin negeri ini dan mengangkat harkat serta martabat Indonesia agar berdiri tegak di atas kaki sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK), Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa Gelar Karya Vokasi PKPLK dirancang bukan sekadar sebagai agenda rutin, melainkan sebagai ruang refleksi, ruang ekspresi, serta ruang panen karya dari seluruh ekosistem pendidikan PKPLK.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini disusun sebagai sebuah perjalanan pembelajaran bersama. “Gelaran ini disusun layaknya lembaran perjalanan. Kami mengajak publik untuk melihat, merasakan, dan memahami perubahan-perubahan mendasar yang telah terjadi dalam pendidikan vokasi PKPLK di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025, berbagai inovasi, karya, dan praktik baik yang ditampilkan diharapkan dapat direplikasi serta dikembangkan di daerah masing-masing. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua melalui penguatan pendidikan vokasi serta layanan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Lihat Juga :