Kemendikbudristek: 156 Siswa dan 222 Guru Terpapar Covid-19
Senin, 27 September 2021 - 11:32 WIB
Jumeri menjelaskan, masih ada siswa yang terpapar Covid-19 itu karena memang situasi pandemi di Indonesia masih belum selesai. Itulah mengapa, jelasnya, untuk memulai sekolah pemerintah pun melakukannya secara terbatas yakni maksimal hanya separuh dari jumlah siswa yang boleh masuk ke sekolah.
Sekolah juga masih memberi alternatif untuk melayani pembelajaran jarak jauh maupun blended learning atau pembelajaran campuran. "Juga orangtualah yang memutuskan apakah putra putrinya berangkat ke sekolah atau tidak," katanya.
Baca juga: Kemendikbudristek Buka Pendaftaran Beasiswa Microcredential untuk Guru, Kepsek, dan Pengawas
Kewenangan pembukaan sekolah , katanya, juga diserahkan ke pemerintah daerah masing-masing. Sementara pemerintah pusat memberikan panduannya melalui SKB 4 Menteri.
Sekolah juga masih memberi alternatif untuk melayani pembelajaran jarak jauh maupun blended learning atau pembelajaran campuran. "Juga orangtualah yang memutuskan apakah putra putrinya berangkat ke sekolah atau tidak," katanya.
Baca juga: Kemendikbudristek Buka Pendaftaran Beasiswa Microcredential untuk Guru, Kepsek, dan Pengawas
Kewenangan pembukaan sekolah , katanya, juga diserahkan ke pemerintah daerah masing-masing. Sementara pemerintah pusat memberikan panduannya melalui SKB 4 Menteri.
(mpw)
Lihat Juga :