Jaga Sterilisasi, Sepatu Siswa SD Al Azhar 46 Depok Disemprot Disinfektan
Selasa, 05 Oktober 2021 - 18:24 WIB
Dikatakan bahwa disinfektasi sepatu sangat diperlukan untuk menjaga sterilisasi seluruh orang yang masuk ke area sekolah. Pasalnya, bagian ini kadang menjadi luput dari perhatian. “Kalau tidak seperti itu akan membuat ruang kelas yang sudah bersih jadi kotor kembali, membawa virus dari luar sampai ke sepatu dari anak. Jadi masuk semua sudah dalam keadaan bersih. Dalam kelas pun anak pakai sepatu, dulu sebelum pandemi buka sepatu,” ungkapnya.
Dari evaluasi hari pertama, kata dia, yang menjadi sorotan adalah masih adanya orang tua yang mengantar hingga ke lobby dan membuat menjadi lebih banyak orang dalam lingkungan sekolah. Sehingga, pada hari kedua saat ini orang tua hanya boleh mengantar siswa sampai area parkir saja.
Baca juga: Ini Kunci Agar Kalian Bisa Cepat Menguasai Bahasa Inggris
“Yang menjadi evaluasi adalah kemarin masih ada orang tua yang mengantarkan anak sampai depan lobby SD dan itu yang membuat keadaan sedikit lebih banyak orang di depan. Akhirnya hari ini semua orang tua cukup antar di parkiran saja dan ada guru piket untuk menjaga anak dari parkiran sampai ke lobby bertemu dengan gurunya masing-masing,” tukasnya.
Namun pihak sekolah tidak terlalu kaku menerapkan aturan pada kasus tertentu. Misal masih ada anak kelas 1 dan 2 yang belum berani masuk ke area sekolah sehingga diperbolehkan diantar orang tua sampai lobby sekolah. Hal itu untuk menjaga psikologis anak agar tidak merasa takut. Hal itu dirasa lumrah karena bagi siswa kelas 1 dan 2 mereka adalah murid baru yang datang ke sekolah sehingga akan berdampak secara psikologis.
Dari evaluasi hari pertama, kata dia, yang menjadi sorotan adalah masih adanya orang tua yang mengantar hingga ke lobby dan membuat menjadi lebih banyak orang dalam lingkungan sekolah. Sehingga, pada hari kedua saat ini orang tua hanya boleh mengantar siswa sampai area parkir saja.
Baca juga: Ini Kunci Agar Kalian Bisa Cepat Menguasai Bahasa Inggris
“Yang menjadi evaluasi adalah kemarin masih ada orang tua yang mengantarkan anak sampai depan lobby SD dan itu yang membuat keadaan sedikit lebih banyak orang di depan. Akhirnya hari ini semua orang tua cukup antar di parkiran saja dan ada guru piket untuk menjaga anak dari parkiran sampai ke lobby bertemu dengan gurunya masing-masing,” tukasnya.
Namun pihak sekolah tidak terlalu kaku menerapkan aturan pada kasus tertentu. Misal masih ada anak kelas 1 dan 2 yang belum berani masuk ke area sekolah sehingga diperbolehkan diantar orang tua sampai lobby sekolah. Hal itu untuk menjaga psikologis anak agar tidak merasa takut. Hal itu dirasa lumrah karena bagi siswa kelas 1 dan 2 mereka adalah murid baru yang datang ke sekolah sehingga akan berdampak secara psikologis.
Lihat Juga :