Survei Kenerja 2 Tahun Mendikbudristek, Ini Penilaian 80% Guru ke Nadiem

Rabu, 24 November 2021 - 22:20 WIB
Baca juga: Berapakah Gaji dan Tunjangan yang Dihasilkan Profesor di Indonesia

Terakhir 80,8% responden menilai proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru honor telah berhasil membantu penyelesaian masalah guru honor.

Sekjen FSGI Heru Purnomo menerangkan, sekitar 10-20% responden menilai semua kebijakan atau program Nadiem dalam kategori Cukup. Hal ini dapat dipahami, katanya, karena sebagian besar program Mendikbudristek diberlakukan secara selektif.

Artinya masih terdapat komponen guru yang tidak merasakan manfaat dari program-program Kemendikbudristek. “PGP, PSP dan POP diberikan melalui seleksi yang cukup ketat, sedangkan PPPK masih terbatas pada guru Honorer yang sudah tercantum di Dapodik,” katanya.

Masih terdapat kelompok guru yang menilai kurang terhadap kebijakan Mendikbudristek meskipun di bawah 10%. Namun hal ini tidak dapat diabaikan begitu saja.

Khususnya untuk bantuan kuota belajar, terdapat 10,4% guru yang menilai kurang artinya masih terdapat proses penyaluran yang tidak tepat sasaran maupun peruntukannya. Secara umum penilaian kurang ini hendaknya menjadi ruang koreksi dan evaluasi bagi kementerian untuk perbaikan pada tahap pelaksanaan kedepannya.

Dari hasil survey ini, FSGI memberikan 7 rekomendasi, yaitu:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!