Inspiratif, Anak Sopir Taksi Online Raih Mimpinya Kuliah di Universitas Terbaik Dunia
Rabu, 08 Juni 2022 - 00:29 WIB
Sejak S1, cita-cita untuk studi lanjut itu sudah ada. Sadar akan adanya biaya pendaftaran kampus maupun sertifikat bahasa Inggris yang tak sedikit, ia mulai menyisihkan uang saku beasiswa maupun bekerja sebagai asisten dosen. Ia juga menyisihkan waktu lebih banyak untuk belajar bahasa Inggris secara otodidak.
"Sumbernya dari mana aja, yang penting gratis, di internet ada banyak sekali, yah karena kalau kursus pasti biaya lagi. Setidaknya butuh waktu 3 tahun sampai uang yang sisihkan itu benar-benar terkumpul untuk tes IELTS dan biaya pendaftran beberapa kampus yang saya tuju,” katanya mengutip dari instagram resmi LPDP di @lpdp_ri,Rabu (8/6/2022).
Baca juga: WNI Lulusan 50 Universitas Top Dunia Bisa Kerja dan Tinggal Permanen di Inggris
Realitas sosial dengan segala permasalahannya seperti kemiskinan, pendidikan, hingga kebersihan dan kesehatan lingkungan yang ia temui sedari kecil di sekitar tempat tinggalnya di daerah Gedebage, Bandung, membuatnya penasaran dan memotivasinya untuk dapat menawarkan jalan keluar.
Hal inilah yang kemudian membawanya studi lanjut di bidang Kebijakan Publik.
"Sumbernya dari mana aja, yang penting gratis, di internet ada banyak sekali, yah karena kalau kursus pasti biaya lagi. Setidaknya butuh waktu 3 tahun sampai uang yang sisihkan itu benar-benar terkumpul untuk tes IELTS dan biaya pendaftran beberapa kampus yang saya tuju,” katanya mengutip dari instagram resmi LPDP di @lpdp_ri,Rabu (8/6/2022).
Baca juga: WNI Lulusan 50 Universitas Top Dunia Bisa Kerja dan Tinggal Permanen di Inggris
Realitas sosial dengan segala permasalahannya seperti kemiskinan, pendidikan, hingga kebersihan dan kesehatan lingkungan yang ia temui sedari kecil di sekitar tempat tinggalnya di daerah Gedebage, Bandung, membuatnya penasaran dan memotivasinya untuk dapat menawarkan jalan keluar.
Hal inilah yang kemudian membawanya studi lanjut di bidang Kebijakan Publik.
Lihat Juga :