IPB University Gelar Sosialisasi SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri 2022
Senin, 24 Januari 2022 - 20:18 WIB
“Dalam goncangan apapun insya Allah lulusan IPB University mampu menjadi agile learner (pembelajar yang cepat), karena memiliki softskill yang kuat dan mental yang tangguh. Hal itu kami susun dalam Kurikulum 2020 yang sudah kami buat sebelum ada program Merdeka Belajar,” tambahnya.
Baca juga: Ini 8 Sekolah Kedinasan yang Bisa Menjadi Pilihan Melanjutkan Studi
Sosialisasi ini menghadirkan Koordinator Bidang SNMPTN - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2021, Prof Yonny Koesmaryono. Dalam paparannya, ia meminta pihak sekolah untuk memastikan terlebih dahulu perangkingan siswa eligible sebelum melakukan finalisasi.
“Pihak sekolah hanya melakukan finalisasi data siswa jika yakin perangkingan siswa eligible sudah sesuai. Tidak bisa lagi diubah jika telah difinalisasi. Silahkan mengisi nilai untuk semua siswa, pengisian data nilai bisa dilakukan satu per satu atau import nilai menggunakan Comma Separated Values (CSV). Pastikan juga pihak sekolah hanya melakukan finalisasi nilai jika nilai yang diisi sudah sesuai. Finalisasi nilai adalah tahapan terakhir dari pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Dr Drajat Martianto, dalam presentasinya menyampaikan berbagai Jalur Mandiri yang dimiliki University di antaranya jalur Ketua OSIS, jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD), jalur Ujian Tulis Masuk IPB Berbasis Komputer (UTMBK), jalur Kelas Internasional dan jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMM-PTN) Barat.
Ia mengurai syarat-syarat seleksi jalur Ketua OSIS di antaranya: pernah menjadi ketua OSIS selama di SMA – dibuktikan dengan Surat Pengantar dan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Ketua OSIS dari Kepala Sekolah, lulusan pada tahun berjalan dan berasal dari jurusan IPA, rataan nilai Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi selama 5 semester sekurangnya 80, bersedia mendapatkan pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan dan pelatihan lainnya.
Baca juga: Ini 8 Sekolah Kedinasan yang Bisa Menjadi Pilihan Melanjutkan Studi
Sosialisasi ini menghadirkan Koordinator Bidang SNMPTN - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2021, Prof Yonny Koesmaryono. Dalam paparannya, ia meminta pihak sekolah untuk memastikan terlebih dahulu perangkingan siswa eligible sebelum melakukan finalisasi.
“Pihak sekolah hanya melakukan finalisasi data siswa jika yakin perangkingan siswa eligible sudah sesuai. Tidak bisa lagi diubah jika telah difinalisasi. Silahkan mengisi nilai untuk semua siswa, pengisian data nilai bisa dilakukan satu per satu atau import nilai menggunakan Comma Separated Values (CSV). Pastikan juga pihak sekolah hanya melakukan finalisasi nilai jika nilai yang diisi sudah sesuai. Finalisasi nilai adalah tahapan terakhir dari pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Dr Drajat Martianto, dalam presentasinya menyampaikan berbagai Jalur Mandiri yang dimiliki University di antaranya jalur Ketua OSIS, jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD), jalur Ujian Tulis Masuk IPB Berbasis Komputer (UTMBK), jalur Kelas Internasional dan jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMM-PTN) Barat.
Ia mengurai syarat-syarat seleksi jalur Ketua OSIS di antaranya: pernah menjadi ketua OSIS selama di SMA – dibuktikan dengan Surat Pengantar dan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Ketua OSIS dari Kepala Sekolah, lulusan pada tahun berjalan dan berasal dari jurusan IPA, rataan nilai Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi selama 5 semester sekurangnya 80, bersedia mendapatkan pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan dan pelatihan lainnya.
Lihat Juga :