PBSI UIN Jakarta Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Tingkatkan Publikasi Ilmiah Guru
Minggu, 13 Februari 2022 - 11:44 WIB
Prodi PBSI FITK UIN Jakarta mengadakan program pengabdian masyarakat di MAN 2 Malang dan MAN 2 Kediri. Foto/Dok/PBSI UIN Jakarta
JAKARTA - Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ( PBSI ) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta mengadakan program pengabdian masyarakat di MAN 2 Malang dan MAN 2 Kediri. Kegiatan berlangsung dari 7 Februari—10 Februari 2022 dengan agenda meningkatkan publikasi ilmiah pada guru melalui kegiatan kolaborasi akademik.
Dosen PBSI UIN Jakarta Dr. Mahsusi, M.M, mewakili Dekan FITK Dr. Sururin, M.Ag mengatakan bahwa, MAN 2 Malang dan MAN 2 Kediri merupakan tempat yang tepat untuk melakukan kegiatan kolaborasi. Keduanya merupakan sekolah terbaik yang melahirkan banyak prestasi. “Meski berada di daerah, kedua sekolah tersebut meraih pelbagai macam prestasi nasional dan internasional.,” katanya.
Baca juga: Mau Kuliah di Universitas Luar Negeri, Ini Negara Terbaik untuk Kawasan Asia
Kaprodi PBSI UIN Jakarta Dr. Makyun Subuki, M.Hum menambahkan, MAN 2 Malang dan MAN 2 Kediri patut dicontoh oleh seluruh MAN di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kapasitas siswa, guru, dan manajemen menuju sekolah berstandardisasi internasional. “Meskipun berlabel Madrasah, kedua sekolah ini memiliki fasilitas, prestasi, dan tata kelola berstandar internasional,” katanya.
Dosen PBSI UIN Jakarta Dr. Mahsusi, M.M, mewakili Dekan FITK Dr. Sururin, M.Ag mengatakan bahwa, MAN 2 Malang dan MAN 2 Kediri merupakan tempat yang tepat untuk melakukan kegiatan kolaborasi. Keduanya merupakan sekolah terbaik yang melahirkan banyak prestasi. “Meski berada di daerah, kedua sekolah tersebut meraih pelbagai macam prestasi nasional dan internasional.,” katanya.
Baca juga: Mau Kuliah di Universitas Luar Negeri, Ini Negara Terbaik untuk Kawasan Asia
Kaprodi PBSI UIN Jakarta Dr. Makyun Subuki, M.Hum menambahkan, MAN 2 Malang dan MAN 2 Kediri patut dicontoh oleh seluruh MAN di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kapasitas siswa, guru, dan manajemen menuju sekolah berstandardisasi internasional. “Meskipun berlabel Madrasah, kedua sekolah ini memiliki fasilitas, prestasi, dan tata kelola berstandar internasional,” katanya.
Lihat Juga :