Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Kesehatan Masyarakat, Bisa Capai Rp120 Juta per Tahun

Kamis, 17 Maret 2022 - 19:20 WIB
Jenjang kariernya pun cukup bervariasi, gaji yang ditawarkan juga sangat menjanjikan. Namun, besaran gajinya tetap mempertimbangkan area tempat bekerja, posisi pekerjaan, serta kemampuan dan pengalaman yang dimiliki seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat. Dilansir dari berbagai sumber berikut, prospek kerja dan gaji lulusan kesehatam masyarakat.

1. Administrator kesehatan

Prospek kerja kesehatan masyarakat bisa bekerja sebagai bagian administrasi pelayanan obat di instansi pemerintah. Sebagai mahasiswa lulusan kesehatan masyarakat pastinya tidak hanya berkutat dengan obat-obatan saja. Namun juga akan mengurus semua hal tentang makanan, minuman, hingga kosmetik. Misalnya beberapa makanan yang ternyata mengandung bahan kimia dan zat terlarang lain yang bisa diketahui oleh ahlinya saja.

Gaji untuk level staf posisi ini bervariasi bergantung tempatnya bekerja. Rata-rata administrator kesehatan mendapatkan Rp48 Juta per tahun.

2. Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 atau HSE) adalah tenaga teknis yang berperan dalam mengevaluasi kebijakan dan program keselamatan, serta mengidentifikasi bahaya yang mungkin atau telah terjadi.

Hampir semua industri dan organisasi swasta juga membutuhkan ahli kesehatan masyarakat. Misalnya, dalam bidang Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) di perusahaan minyak dan gas, manufaktur, dan lain-lain.

Gaji yang didapatkan seorang ahli K3 untuk level officer sekitar Rp120 Juta per tahun, dan bisa lebih tinggi untuk level manajer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!