Buat Lengan Prostesis, Mahasiswa ITB Ikut Kompetisi Inovasi Dunia di Swiss
Selasa, 01 November 2022 - 15:15 WIB
“Pak Wildan dan Kak Syaiful merasa jika ini hanya sebatas penelitian saja, dampak penelitian ini tidak akan meluas. Mereka merasa proyek ini perlu dikembangkan lagi ke tahap komersial agar lengan prostesis yang terjangkau ini bisa bermanfaat oleh seluruh difabel," tambahnya.
Oleh karena itu, Karla Bionics terbentuk dan beranggotakan Wildan Trusaji sebagai CEO Karla Bionics sekaligus dosen MR, Syaiful Hammam sebagai Chief of Design Karla Bionics, Khoirun Mumpuni, Andy Lucky, dan Alya Hanun.
Tim Karla Bionics berencana akan mendemonstrasikan produk lengan prostesis mereka. “Salah satunya adalah prostesis yang electric powered. Karena baterai yang digunakan tidak bisa melalui jalur udara, kita sekarang ini sedang mencari cara agar nanti bisa tetap pakai baterai yang sama," ucapnya.
Selain produk lengan prostesis mereka yang sudah siap diperlihatkan kepada seluruh orang, tim Karla Bionics juga membuat social enterprise business model, mereka memiliki program vocational employment dan Karla Funding program dengan harapan para sahabat difabel dapat menggunakan produk mereka.
Baca juga: UPNVJ Masuk 5 Besar Kampus yang Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19
Oleh karena itu, Karla Bionics terbentuk dan beranggotakan Wildan Trusaji sebagai CEO Karla Bionics sekaligus dosen MR, Syaiful Hammam sebagai Chief of Design Karla Bionics, Khoirun Mumpuni, Andy Lucky, dan Alya Hanun.
Tim Karla Bionics berencana akan mendemonstrasikan produk lengan prostesis mereka. “Salah satunya adalah prostesis yang electric powered. Karena baterai yang digunakan tidak bisa melalui jalur udara, kita sekarang ini sedang mencari cara agar nanti bisa tetap pakai baterai yang sama," ucapnya.
Selain produk lengan prostesis mereka yang sudah siap diperlihatkan kepada seluruh orang, tim Karla Bionics juga membuat social enterprise business model, mereka memiliki program vocational employment dan Karla Funding program dengan harapan para sahabat difabel dapat menggunakan produk mereka.
Baca juga: UPNVJ Masuk 5 Besar Kampus yang Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19
Lihat Juga :