Mahasiswa ITS Kembangkan Aplikasi untuk Pengolahan Sampah Rumah Tangga Terpadu
Selasa, 06 Desember 2022 - 10:25 WIB
Mahasiswi yang akrab disapa Fio ini menilai, masih banyak sampah rumah tangga yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penumpukan ini pasti akan banyak mengakibatkan dampak negatif bagi lingkungan, sehingga diperlukan tindak lanjut untuk dapat mengurangi dampak negatif tersebut.
Tak hanya itu, lanjutnya, dewasa ini pengolahan sampah hanya terbatas sampai tahap reduce dan reuse. “Padahal tahap recycle juga sama pentingnya, jadi kami mencoba menginovasikan sebuah sistem agar lebih efektif dan efisien,” jelas Fio.
Hal selaras juga diungkapkan oleh personel tim Pholeos lainnya, Mochammad Zharif Asyam, yang mengungkapkan bahwa inovasi ini tidak mengubah sistem yang sudah ada. Inovasi yang dirancang oleh tim Pholeos lebih bertujuan untuk mengoptimalkan prinsip kerja dari sistem yang telah ada.
Lebih lanjut, pemuda yang akrab disapa Zharif ini memaparkan prinsip kerja dari inovasinya. Berawal dari sampah rumah tangga pengguna yang diangkut oleh kurir, sampah rumah tangga tersebut akan dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) terdekat. Selanjutnya diangkut lagi menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Baca juga: Belajar dari Cianjur, Peneliti Universitas Pertamina Petakan Potensi Bencana di Cisolok
Tak hanya itu, lanjutnya, dewasa ini pengolahan sampah hanya terbatas sampai tahap reduce dan reuse. “Padahal tahap recycle juga sama pentingnya, jadi kami mencoba menginovasikan sebuah sistem agar lebih efektif dan efisien,” jelas Fio.
Hal selaras juga diungkapkan oleh personel tim Pholeos lainnya, Mochammad Zharif Asyam, yang mengungkapkan bahwa inovasi ini tidak mengubah sistem yang sudah ada. Inovasi yang dirancang oleh tim Pholeos lebih bertujuan untuk mengoptimalkan prinsip kerja dari sistem yang telah ada.
Lebih lanjut, pemuda yang akrab disapa Zharif ini memaparkan prinsip kerja dari inovasinya. Berawal dari sampah rumah tangga pengguna yang diangkut oleh kurir, sampah rumah tangga tersebut akan dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) terdekat. Selanjutnya diangkut lagi menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Baca juga: Belajar dari Cianjur, Peneliti Universitas Pertamina Petakan Potensi Bencana di Cisolok
Lihat Juga :