78 Profesor Kelas Dunia Kolaborasi dengan Dosen Perkuat Riset dan Inovasi

Senin, 12 Desember 2022 - 08:38 WIB
Pada tahun ini, penerima program WCP berjumlah 78 perguruan tinggi, 54 di antaranya merupakan perguruan tinggi negeri dan 24 merupakan perguruan tinggi swasta. Sementara 78 profesor kelas dunia berasal dari 22 negara. Jumlah perguruan tinggi yangg terlibat dalam program ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Mohammad Sofwan Effendi selaku Direktur Sumber Daya Ditjen Diktiristek menyampaikan WCP diselenggarakan agar dosen dapat berinteraksi dengan profesor ternama dan unggul, sehingga bisa meningkatkan kehidupan akademis, kompetensi, kualitas, serta berkontribusi bagi pengembangan iptek dan penguatan sistem inovasi nasional. Menurut Sofwan program ini perlu diperkuat dan diperluas dengan melibatkan lebih banyak profesor unggul Indonesia daripada mitra luar negeri.

Baca juga: 5 Jurusan Favorit di Sekolah Vokasi dengan Prospek Kerja dan Gaji Tinggi

"Kita angkat citra profesor unggul dalam negeri agar bisa diakui, sejajar, serta memiliki jaringan yang luas dengan profesor kelas dunia lainnya. Oleh karena itu, outcomes program ini tentu bukan publikasi semata, namun inovasi yang mempunyai dampak besar bagi peningkatan daya saing bangsa. Selain itu, salah satu tugas profesor itu sambil menghasilkan profesor baru, juga meluluskan mahasiswa doktor di bidang yang ia tekuni " ujar Sofwan, melalui siaran pers, Senin (12/12/2022).

Hingga seminar ini diselenggarakan, luaran wajib yang telah dihasilkan dari program WCP tahun 2022 adalah 78 artikel dengan status under review, 2 accepted dan 1 published. Di samping itu, beberapa luaran tambahan yang dihasilkan di antaranya, 41 kegiatan capacity building, 3 double degree, 2 joint degree, 29 joint supervision atau external examiner, 45 modul pembelajaran, 107 materi workshop, 16 draft pengembangan kurikulum, dan 7 draft manual/SOP (Standar Operasional Prosedur) laboratorium. Luaran wajib tersebut pada akhir program diharapkan dapat meningkat dari yang semula under review menjadi accepted bahkan published.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!