Menata Asa di Bina Bangsa
Senin, 13 Februari 2023 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu upaya mempersiapkan generasi yang baik adalah dengan membina minat dan bakat sejak dini. Hal itu terlihat dalam program unggulan di TK Bina Bangsa, yang terdiri dari seni tari, melukis, berkebun, drum band, dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Pihaknya juga mengajarkan mengenai budaya agar anak-nak tersebut mengenalnya sejak dini. "Setiap kelas punya khas, ini agar kami tau minat dan bakat anak apa," kata Supinah, kepala sekolah TK Bina Bangsa 01.
Program lainnya yaitu setiap pagi guru dan murid memungut sampah, berlatih menggosok gigi (Senin dan Rabu), berlatih menabung (kerjasama dengan Bank Kalteng), dan kelas orang tua (kerjasama di setiap kegiatan).
Perempuan yang mulai mengajar sejak 2009 itu menjelaskan, institusinya telah meraih predikat sebagai Sekolah Penggerak dari pemerintah. Sebagai informasi, Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Dengan predikat tersebut, TK Bina Bangsa memperoleh bantuan dari pemerintah berupa laptop, proyektor, dan alat bermain. Sekolah yang bersangkutan juga akan diaudit satu tahun sekali.
![Menata Asa di Bina Bangsa]()
Tidak hanya sekolahnya yang dinilai, kepala sekolah juga harus menjalani tes berkas, wawancara tahap satu, tes kesehatan, wawancara tahap dua dan diberikan pelatihan khusus. "Alhamdulillah saya mendapat nilai sangat baik," katanya.
Supinah telah mengajar TK Bina Bangsa sejak sekolah itu buka pada 2009. Bahkan dia mengaku sempat membantu ikut menimbun tanah agar dapat ditanami saat pembangunannya dilakukan. Menurutnya, mengajar TK lebih banyak sukanya ketimbang duka karena selalu ceria bila berhadapan dengan anak-anak.
Pihaknya juga mengajarkan mengenai budaya agar anak-nak tersebut mengenalnya sejak dini. "Setiap kelas punya khas, ini agar kami tau minat dan bakat anak apa," kata Supinah, kepala sekolah TK Bina Bangsa 01.
Program lainnya yaitu setiap pagi guru dan murid memungut sampah, berlatih menggosok gigi (Senin dan Rabu), berlatih menabung (kerjasama dengan Bank Kalteng), dan kelas orang tua (kerjasama di setiap kegiatan).
Perempuan yang mulai mengajar sejak 2009 itu menjelaskan, institusinya telah meraih predikat sebagai Sekolah Penggerak dari pemerintah. Sebagai informasi, Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Dengan predikat tersebut, TK Bina Bangsa memperoleh bantuan dari pemerintah berupa laptop, proyektor, dan alat bermain. Sekolah yang bersangkutan juga akan diaudit satu tahun sekali.

Tidak hanya sekolahnya yang dinilai, kepala sekolah juga harus menjalani tes berkas, wawancara tahap satu, tes kesehatan, wawancara tahap dua dan diberikan pelatihan khusus. "Alhamdulillah saya mendapat nilai sangat baik," katanya.
Supinah telah mengajar TK Bina Bangsa sejak sekolah itu buka pada 2009. Bahkan dia mengaku sempat membantu ikut menimbun tanah agar dapat ditanami saat pembangunannya dilakukan. Menurutnya, mengajar TK lebih banyak sukanya ketimbang duka karena selalu ceria bila berhadapan dengan anak-anak.
Lihat Juga :