Ratusan Penerima Beasiswa LPDP Belum Pulang, Sosiolog Unair: Fenomena Brain Drain

Kamis, 16 Februari 2023 - 17:13 WIB
loading...
A A A
Baca juga: 5 Negara yang Menjadi Tujuan Favorit Pendaftar Beasiswa LPDP

Secara sederhana, kondisi itu digambarkan ketika banyak orang yang memiliki keahlian atau kepandaian. Namun kemampuannya itu tidak digunakan untuk membangun bangsanya atau memajukan negaranya.

Alih-alih memberi kontribusi kepada bangsa, mereka malah lebih memilih bekerja atau berkarier di luar negaranya karena berbagai faktor.

“Bisa karena kesejahteraan hidup di luar negeri lebih baik, misalnya mendapatkan gaji yang jauh lebih tinggi, atau memang dibajak oleh negara lain atas dasar keahlian yang dimilikinya," ucapnya.

"Bisa juga mereka adalah para imigran yang secara politis tidak bisa kembali ke negaranya atau juga karena pilihan hidup,’’ papar Tuti.

Tuti menegaskan brain drain tidak saja terjadi pada penerima LPDP. Akan tetapi, mereka yang sekolah ke luar negeri dengan biaya sendiri dan memilih tidak kembali ke negara asalnya.
Oleh karena itu, dia menyampaikan, persoalan brain drain harus segera dibenahi melalui berbagai kebijakan yang ada di Indonesia.

Menurutnya, jika lebih banyak orang yang memilih bekerja atau berkarier di luar negeri. Jelas itu karena mereka tidak mendapat apresiasi yang tinggi dari pemerintah Indonesia.

Bukan saja dari segi pendapatan yang rendah. Melainkan, apresiasi terhadap bidang kerja yang tidak sesuai harapan para alumni luar negeri.

“Meski sistem dan aturan mengenai kewajiban kontribusi terus kami perbaiki. Komitmen kembali untuk berkontribusi di Indonesia adalah janji calon awardee. Itu juga akan kembali ditanyakan, digali, dan ditantang oleh pihak LPDP,’’ dilansir dari laman resmi LPDP.
(nnz)
Halaman :
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.0967 seconds (0.1#10.140)