Dorong Inovasi Energi Baru Terbarukan, Pertamina Buka Kompetisi Program PFsains 2023
Kamis, 09 Maret 2023 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Executive Advisor to Director Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) Nareswari Sumarsono, mengatakan misi PFsains sejalan dengan PNRE dan mampu mendorong inovator EBT.
“PFsains ini sejalan dengan misi PNRE yaitu mendorong sekaligus mengembangkan potensi energi baru terbarukan Indonesia. Untuk itu, saya mendukung kehadiran PFsains karena saya yakin di Indonesia banyak ide-ide menarik dan inovatif yang membutuhkan wadah untuk diimplementasikan,” ujar Ires pada Launching Kompetisi PFsains 2023, (7/3/2023).
Proposal terbaik PFsains akan mendapatkan total pendanaan proyek hingga miliaran rupiah. Tidak hanya pendanaan, pemenang PFsains akan mendapatkan coaching dan mentoring dari Research and Technology Innovation Pertamina, Pertamina New Ventures, PERTIWI, dan lembaga terkait EBT lainnya.
“Bersama Pertamina Foundation, Pertamina New Ventures akan memberikan ruang untuk para inovator yang punya ide, kreasi, dan inovasi guna menjamin sustainability energy di Indonesia. Jadi, daftarkan inovasi kalian yang mendukung transisi energi dan dekarbonisasi ke PFsains. Dari New Ventures akan menyambut yang terbaik untuk dikomersialisasikan,” ungkap Vice President Pertamina New Ventures Indira Pratyaksa.
Manfaat lainnya adalah matchmaking fund, di mana mempertemukan pemenang dengan pendonor lain dan potensi replikasi inovasi energi dari Pertamina Grup.
Branding dan publikasi melalui website, media massa, dan media sosial juga akan diperoleh pemenang PFsains.
Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari menyampaikan, kriteria-kriteria yang dicari dalam program PFsains 2023.
”PFsains menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen Pertamina dalam transisi energi dan dekarbonisasi. Pada program ini, kami mencari riset dan proyek inovasi energi yang mampu menyelesaikan permasalahan energi masyarakat sekitar, bersifat berkelanjutan dan membawa kemandirian serta mengedepankan HSSE (Health, Safety, Security and Environment)," terang Agus.
“PFsains ini sejalan dengan misi PNRE yaitu mendorong sekaligus mengembangkan potensi energi baru terbarukan Indonesia. Untuk itu, saya mendukung kehadiran PFsains karena saya yakin di Indonesia banyak ide-ide menarik dan inovatif yang membutuhkan wadah untuk diimplementasikan,” ujar Ires pada Launching Kompetisi PFsains 2023, (7/3/2023).
Proposal terbaik PFsains akan mendapatkan total pendanaan proyek hingga miliaran rupiah. Tidak hanya pendanaan, pemenang PFsains akan mendapatkan coaching dan mentoring dari Research and Technology Innovation Pertamina, Pertamina New Ventures, PERTIWI, dan lembaga terkait EBT lainnya.
“Bersama Pertamina Foundation, Pertamina New Ventures akan memberikan ruang untuk para inovator yang punya ide, kreasi, dan inovasi guna menjamin sustainability energy di Indonesia. Jadi, daftarkan inovasi kalian yang mendukung transisi energi dan dekarbonisasi ke PFsains. Dari New Ventures akan menyambut yang terbaik untuk dikomersialisasikan,” ungkap Vice President Pertamina New Ventures Indira Pratyaksa.
Manfaat lainnya adalah matchmaking fund, di mana mempertemukan pemenang dengan pendonor lain dan potensi replikasi inovasi energi dari Pertamina Grup.
Branding dan publikasi melalui website, media massa, dan media sosial juga akan diperoleh pemenang PFsains.
Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari menyampaikan, kriteria-kriteria yang dicari dalam program PFsains 2023.
”PFsains menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen Pertamina dalam transisi energi dan dekarbonisasi. Pada program ini, kami mencari riset dan proyek inovasi energi yang mampu menyelesaikan permasalahan energi masyarakat sekitar, bersifat berkelanjutan dan membawa kemandirian serta mengedepankan HSSE (Health, Safety, Security and Environment)," terang Agus.
Lihat Juga :