BAN PAUD dan PNF Kembangkan 10 Program Strategis untuk Proses Akreditasi
Rabu, 31 Mei 2023 - 15:49 WIB
loading...
Dialog Interaktif BAN PAUD dan PNF Bergerak Bersama Sukseskan Akreditasi PAUD dan PNF, Rabu (31/5/2023). Foto/Kemendikbudristek.
A
A
A
JAKARTA - BAN PAUD dan PNF menyampaikan capaian kinerja periode 2018-2022. Tercatat ada 10 capaian pelaksanaan kebijakan strategis dalam pelaksanaan proses akreditasi yang bermutu untuk satuan PAUD dan PNF.
Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD dan PNF) Supriyono menyampaikan, meski dalam periode ini ada kendala pandemi Covid-19 namun pihaknya dapat menuntaskan 10 capaian dari kebijakan strategis.
Dia menjelaskan, capaian pertama mengenai inovasi mekanisme akreditasi berbasis aplikasi aplikasi Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena) pada satuan PAUD dan PNF sehingga dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien.
Lalu yang kedua adalah pengembangan sistem penilaian akreditasi dengan dua instrumen, yaitu Penilaian Prasyarat Akreditasi (PPA) yang berbasis compliance (penilaian berbasis dokumen) dan Instrumen Penilaian Visitasi (IPV) yang berbasis performance (peniaian berbasis kinerja).
Baca juga: Dengan RPL, Lulusan LKP Bisa Lanjut Studi ke Perguruan Tinggi
Instrumen berbasis compliance, katanya, digunakan untuk menilai kelayakan satuan PAUD dan PNF dalam mengikuti tahapan lanjutan, yakni visitasi akreditasi. Pada tahap ini satuan PAUD dan PNF dinilai dengan instrumen yang menekankan pada performance. Penilaian dengan menggunakan IPV ini yang menentukan status akreditasi satuan PAUD dan PNF.
“Bukan hanya status akreditasi, satuan PAUD dan PNF juga memperoleh umpan balik dalam bentuk Penjelasan Hasil Akreditasi (PHA) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sertifikat akreditasi, umpan balik ini juga dapat dimanfaatkan juga oleh pihak-pihak lainnya sebagai salah satu referensi peningkatan mutu satuan pendidikan PAUD dan PNF,” katanya pada Dialog Interaktif Bergerak Bersama Sukseskan Akreditasi PAUD dan PNF, melalui siaran pers, Rabu (31/5/2023).
Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD dan PNF) Supriyono menyampaikan, meski dalam periode ini ada kendala pandemi Covid-19 namun pihaknya dapat menuntaskan 10 capaian dari kebijakan strategis.
Dia menjelaskan, capaian pertama mengenai inovasi mekanisme akreditasi berbasis aplikasi aplikasi Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena) pada satuan PAUD dan PNF sehingga dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien.
Lalu yang kedua adalah pengembangan sistem penilaian akreditasi dengan dua instrumen, yaitu Penilaian Prasyarat Akreditasi (PPA) yang berbasis compliance (penilaian berbasis dokumen) dan Instrumen Penilaian Visitasi (IPV) yang berbasis performance (peniaian berbasis kinerja).
Baca juga: Dengan RPL, Lulusan LKP Bisa Lanjut Studi ke Perguruan Tinggi
Instrumen berbasis compliance, katanya, digunakan untuk menilai kelayakan satuan PAUD dan PNF dalam mengikuti tahapan lanjutan, yakni visitasi akreditasi. Pada tahap ini satuan PAUD dan PNF dinilai dengan instrumen yang menekankan pada performance. Penilaian dengan menggunakan IPV ini yang menentukan status akreditasi satuan PAUD dan PNF.
“Bukan hanya status akreditasi, satuan PAUD dan PNF juga memperoleh umpan balik dalam bentuk Penjelasan Hasil Akreditasi (PHA) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sertifikat akreditasi, umpan balik ini juga dapat dimanfaatkan juga oleh pihak-pihak lainnya sebagai salah satu referensi peningkatan mutu satuan pendidikan PAUD dan PNF,” katanya pada Dialog Interaktif Bergerak Bersama Sukseskan Akreditasi PAUD dan PNF, melalui siaran pers, Rabu (31/5/2023).
Lihat Juga :