Netizen Protes Wisuda TK-SMA ke Nadiem, Begini Tanggapan Kemendikbudristek
Jum'at, 16 Juni 2023 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Namun Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbudristek Anang Ristanto memberikan tanggapan mengenai protes netizen terkait wisuda yang dinilai cukup memberatkan itu.
"Terkait fenomena dan budaya kegiatan wisuda yang dilakukan oleh satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA, dengan ini pihak Kemendikbudristek menegaskan kegiatan wisuda merupakan kegiatan yang opsional," ujarnya, ketika dihubungi SINDOnews, Jumat (16/6/2023).
Baca juga: Tips untuk Membiasakan Anak Rajin Membaca, Nomor 1 dan 7 Harus Jadi Prioritas
Anang melanjutkan, Kemendikbudristek melalui Permendikbud No 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah menegaskan, kegiatan bersama antara satuan pendidikan yang melibatkan orang tua dapat didiskusikan dan dimusyawarahkan bersama dengan Komite Sekolah.
Selain itu, Anang menambahkan, Kemendikbudristek mengimbau agar pihak sekolah dapat membuka pintu komunikasi dan bekerja sama dengan Komite Sekolah dan Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG).
"Untuk menentukan pilihan yang terbaik untuk setiap sekolah. Pilihan yang ditetapkan tidak boleh membebani pihak orang tua," pungkas Anang.
"Terkait fenomena dan budaya kegiatan wisuda yang dilakukan oleh satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA, dengan ini pihak Kemendikbudristek menegaskan kegiatan wisuda merupakan kegiatan yang opsional," ujarnya, ketika dihubungi SINDOnews, Jumat (16/6/2023).
Baca juga: Tips untuk Membiasakan Anak Rajin Membaca, Nomor 1 dan 7 Harus Jadi Prioritas
Anang melanjutkan, Kemendikbudristek melalui Permendikbud No 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah menegaskan, kegiatan bersama antara satuan pendidikan yang melibatkan orang tua dapat didiskusikan dan dimusyawarahkan bersama dengan Komite Sekolah.
Selain itu, Anang menambahkan, Kemendikbudristek mengimbau agar pihak sekolah dapat membuka pintu komunikasi dan bekerja sama dengan Komite Sekolah dan Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG).
"Untuk menentukan pilihan yang terbaik untuk setiap sekolah. Pilihan yang ditetapkan tidak boleh membebani pihak orang tua," pungkas Anang.
(nnz)
Lihat Juga :