Ini Perbedaan Skripsi, Tesis dan Disertasi, Mahasiswa Wajib Tahu Agar Kuliahnya Lancar
Selasa, 04 Juli 2023 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
3.Metode serupa juga digunakan pada pengerjaan disertasi, tetapi dalam cakupan lebih kompleks dan berbobot.
Baca juga: Berbasis Disertasi di Unpad, Buku Teknologi Hukum Resmi Dirilis
2.Untuk penggarapan tesis, mahasiswa akan mendapatkan pembimbing maupun penguji dari doktor dan magister berpengalaman.
3.Pada pembuatan disertasi, profesor dan doktor berpengalaman mengambil peran tersebut.
2.Tesis mengutamakan keaslian penelitian.
3.Disertasi harus asli alias belum pernah dilakukan sebelumnya karena diharuskan mengembangkan sesuatu yang baru.
2.Tesis harus mempunyai minimal 40 daftar pustaka dan sebaiknya hasil penelitian dipublikasikan minimal skala nasional.
3.Sebuah disertasi harus mengandung minimal 60 daftar pustaka agar dapat dipublikasikan secara nasional maupun internasional.
Baca juga: Berbasis Disertasi di Unpad, Buku Teknologi Hukum Resmi Dirilis
Jenjang Pembimbing dan Penguji
1. Pembimbing dan penguji minimal memiliki gelar magister untuk mahasiswa yang mengerjakan skripsi.2.Untuk penggarapan tesis, mahasiswa akan mendapatkan pembimbing maupun penguji dari doktor dan magister berpengalaman.
3.Pada pembuatan disertasi, profesor dan doktor berpengalaman mengambil peran tersebut.
Keaslian Penelitian
1.Skripsi dapat berupa replika penelitian yang sudah ada, tetapi mengangkat tempat berbeda.2.Tesis mengutamakan keaslian penelitian.
3.Disertasi harus asli alias belum pernah dilakukan sebelumnya karena diharuskan mengembangkan sesuatu yang baru.
Publikasi Penelitian
1.Skripsi minimal memiliki 20 daftar pustaka sehingga dapat dipublikasikan dalam lingkup internal kampus dan nasional.2.Tesis harus mempunyai minimal 40 daftar pustaka dan sebaiknya hasil penelitian dipublikasikan minimal skala nasional.
3.Sebuah disertasi harus mengandung minimal 60 daftar pustaka agar dapat dipublikasikan secara nasional maupun internasional.
(wyn)
Lihat Juga :