Mahasiswa UI Rancang Kapal Hybrid Engine, Begini Keunggulannya
Selasa, 11 Juli 2023 - 11:00 WIB
loading...
Tim mahasiswa prodi Teknik Perkapalan FTUI. Foto/Humas UI.
A
A
A
JAKARTA - Tim mahasiswa FTUI angkatan 2021 mengharumkan nama UI lewat rancangan mereka berupa kapal penangkap ikan dengan hybrid engine. Inovasi mereka menang juara 3 di kompetisi yang diselenggarakan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
Berkat inovasi ini, kelima mahasiswa prodi Teknik Perkapalan, Departemen Teknik Mesin (DTM) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang tergabung dalam tim Bing Chilling berhasil meraih juara 3 kategori Design Boat Innovation Competition of Maritim, Education, and Training (COMET) 4.0 yang diselenggarakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
COMET 4.0 adalah kompetisi dengan tema Fisheries Technological Innovation to Optimize the Quality of the Fish in Wakatobi. Tujuan diadakannya kompetisi ini, yaitu untuk mengoptimalkan kualitas hasil tangkap di perairan laut Wakatobi.
Tim mahasiswa FTUI ini adalah Ken Nafilahshafa Sahatisae, Muhammad Akbar Ramsha Oetama, Muhammad Daffa Nafis Shafwan, Rawhul Ihsan Setyoko, dan Vincent Collin, perancang kapal yang diberi nama Fishull Vinkay di bawah bimbingan dosen DTM FTUI, Dr. Eng. Gerry Liston Putra.
Baca juga: ITS Juara Shell Eco Marathon 2023, Jadi Wakil Asia Pasifik dan Timur Tengah di DWC 2023
Berkat inovasi ini, kelima mahasiswa prodi Teknik Perkapalan, Departemen Teknik Mesin (DTM) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang tergabung dalam tim Bing Chilling berhasil meraih juara 3 kategori Design Boat Innovation Competition of Maritim, Education, and Training (COMET) 4.0 yang diselenggarakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
COMET 4.0 adalah kompetisi dengan tema Fisheries Technological Innovation to Optimize the Quality of the Fish in Wakatobi. Tujuan diadakannya kompetisi ini, yaitu untuk mengoptimalkan kualitas hasil tangkap di perairan laut Wakatobi.
Tim mahasiswa FTUI ini adalah Ken Nafilahshafa Sahatisae, Muhammad Akbar Ramsha Oetama, Muhammad Daffa Nafis Shafwan, Rawhul Ihsan Setyoko, dan Vincent Collin, perancang kapal yang diberi nama Fishull Vinkay di bawah bimbingan dosen DTM FTUI, Dr. Eng. Gerry Liston Putra.
Baca juga: ITS Juara Shell Eco Marathon 2023, Jadi Wakil Asia Pasifik dan Timur Tengah di DWC 2023
Lihat Juga :